Share

Peringatan Nuzulul Quran, Jokowi: Jangan Sampai Merasa Lebih Suci dari yang Lain!

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 19 April 2022 22:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 19 337 2581807 peringatan-nuzulul-quran-jokowi-jangan-sampai-merasa-lebih-suci-dari-yang-lain-42I3nFWswT.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan layar/Raka Dwi Novianto)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak agar saling menerima kebaikan dari keberanekaragaman di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam acara Peringatan Nuzunul Quran tingkat Kenegaraan 1443 H/ 2022 M.

"Hadirin yang saya muliakan, kita harus menyadari bahwa masing-masing elemen bangsa yang beraneka ragam memiliki kebaikan dan kelebihannya sendiri-sendiri," ujar Jokowi dalam sambutannya.

BACA JUGA:Presiden Jokowi: Nuzulul Quran Momentum Perkuat Kebersamaan dalam Keragaman 

Dengan saling menerima dan menghormati keberanekaragaman tersebut, kata Jokowi, semua pihak sama saja tidak ada yang membedakan satu dengan yang lainnya.

"Jangan sampai ada di antara kita yang merasa lebih dari yang lain, merasa lebih baik dari yang lain, atau bahkan lebih suci dari yang lain. Kita mungkin berbeda dari yang lain, tapi bukan berarti kita merasa lebih dari yang lain," ujarnya.

Nuzulul Quran 

Jokowi menambahkan, bahwa yang muncul berbagai dari elemen bangsa berasal Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote yang sejatinya perlu dikedepankan kepentingan bersama dan dikontribusikan untuk kemanfaatan bersama.

"Karena itu, saya mengajak umat Islam untuk menjadikan peringatan Nuzulul Quran ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam keragaman yang sangat dibutuhkan dalam mewujudkan negeri dan bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," katanya.

Selain itu, lanjut Jokowi, sebagai bangsa yang berketuhanan masyarakat dituntut untuk percaya dan beriman kepada Tuhan yang Maha Esam Konsekuensi dari beriman kepada Tuhan yang Maha Esa adalah masyarakat harus menerima dengan lapang dada bahwa keberagaman ini merupakan kehendak Allah SWT.

"Alquran menegaskan bahwa keanekaragaman yang terjadi pada berbagai makhluk Tuhan pada hakikatnya merupakan sunatullah, sebuah ketetapan Allah subhanahu wa taala, sebuah skenario Allah SWT," katanya.

BACA JUGA:Usulan Julukan untuk Presiden Jokowi, Bapak Infrastruktur atau Rekonsiliasi? 

Keberagaman yang merupakan anugerah dari Allah SWT itu, kata Jokowi, harus terus dijaga, dirawat, dan di kelola dengan baik agar terjadi perjumpaan.

"Yaitu membangun kebersamaan dalam dialog- dialog yang sehat dengan semangat saling melengkapi, saling memperkaya satu dengan yang lain. Dan berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan," tuturnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini