Share

Pemerintah Izinkan Shalat Idul Fitri 1443 Hijriah Dilaksanakan di Masjid atau Lapangan Terbuka

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 19 April 2022 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 19 337 2581703 pemerintah-izinkan-shalat-idul-fitri-1443-hijriah-dilaksanakan-di-masjid-atau-lapangan-terbuka-fXOuTd8BYc.jpg Shalat Idul Fitri (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan bahwa salat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah mendatang boleh dilaksanakan di Masjid atau di Lapangan terbuka.

Wiku mengatakan, hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 8 Tahun 2022.

“Pada tahun ini umat Islam dapat melaksanakan di hari Raya Idulfitri khususnya salat Idulfitri satu Syawal 1440 Hijriyah di masjid maupun di lapangan terbuka sesuai dengan ketentuan syariat Islam,” tegasnya saat Konferensi Pers secara virtual, Selasa (19/4/2022).

 BACA JUGA:Kemenag Gelar Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri Syawal 1443 H pada 1 Mei 2022

Namun, Wiku meminta pelaksanaan Salat Idul Fitri ini harus memperhatikan protokol kesehatan. “Catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan khususnya memakai masker secara sempurna,” katanya.

Sementara itu, Wiku mengungkapkan bahwa penetapan kebijakan relaksasi mobilitas pada Lebaran 2022 kali ini meski masih pandemi Covid-19 sudah melalui beberapa pertimbangan berdasarkan data dan fakta.

 BACA JUGA:Jelang Idul Fitri, Pemerintah Kebut Penyaluran Bansos

“Dimana berdasarkan hasil sero survei di bulan Maret 2022 sebesar 99,2% populasi Indonesia telah memiliki antibodi atau kekebalan spesifik terhadap virus Covid-19 baik akibat infeksi alami maupun vaksinasi,” kata Wiku.

Selain itu, kata Wiku, beberapa jenis percampuran baru varian Omicron dengan varian lain yang ditemukan di beberapa negara dan masih dalam proses penelitian belum ditemukan di Indonesia. Kondisi kasus yang semakin melandai dan cakupan vaksinasi yang semakin meningkat.

“Namun perlu diingat bahwa agar terlindungi optimal khususnya saat menjalani mudik, penerapan protokol kesehatan saat sebelum, selama perjalanan dan saat sudah sampai tempat tujuan tetap harus diutamakan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini