Share

Gunung Anak Krakatau Alami 5 Kali Erupsi sejak Kemarin

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 18 April 2022 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 337 2580835 gunung-anak-krakatau-alami-5-kali-erupsi-sejak-kemarin-hAH0xXdMM5.png Gunung Anak Krakatau saat erupsi (foto: dok PVMBG)

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sebanyak 5 kali sejak kemarin (17/4) malam. Terakhir, hari ini pukul 13:30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak.

“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Senin, 18 April 2022, pukul 13:30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 68 mm dan durasi 56 detik,” tulis PVMBG lewat keterangan resminya.

 BACA JUGA:Awas! Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Pagi Ini

PVMBG mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 68 mm dan durasi 56 detik.

“Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah,” tegas PVMBG.

 BACA JUGA:BNPB: Rentetan Gempa di Selat Sunda Tak terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Berikut catatan erupsi Gunung Anak Krakatau per 17-18 April 2022:

- Minggu, 17 April 2022, pukul 21:15 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 40 detik.

 

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

- Senin, 18 April 2022, pukul 07:14 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 97 detik.

- Senin, 18 April 2022, pukul 11:04 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 45 mm dan durasi 105 detik.

- Senin, 18 April 2022, pukul 12:46 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 53 detik.

- Senin, 18 April 2022, pukul 13:30 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 68 mm dan durasi 56 detik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini