Share

Berantas Sindikat Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Perketat Perusahaan Penempatan

Antara, · Minggu 17 April 2022 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 17 337 2580388 berantas-sindikat-pekerja-migran-ilegal-bp2mi-perketat-perusahaan-penempatan-Vp3GOA5Rc3.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) beberapa waktu lalu menggagalkan penyelundupan puluhan tenaga kerja migran yang akan diberangkatkan ke TimurTengah secara ilegal. Puluhan tenaga kerja yang didominasi kaum hawa ini pun menangis saat mengetahui bakal diperkerjakan secara ilegal.

(Baca juga: BP2MI Kembalikan Biaya Penempatan 12 CPMI yang Gagal Berangkat)

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, sebelum diberangkatkan ke Timur Tengah calon pekerja migran ilegal ditampung di sebuah balai latihan kerja di kawasan Batu Ampar, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur.

”Rencananya akan diselundupkan ke Arab Saudi pada malam ini,” kata Benny beberapa waktu lalu.

Menurutnya, perekrutan pekerja ilegal ini acap kali dilakukan dengan modus calo. Biasanya para calo mencari mangsanya di sekitar wilayah Jawa Barat.

Kesulitan ekonomi yang membuat mereka terpaksa menjadi pekerja migran untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” jelas Benny.

Menanggapi hal itu, Koordinator Peduli Buruh Migran Lily Pujiati mengatakan, ada gebrakan baru dalam penanganan kasus penempatan PMI yang unprosedural.

“Ada juga kebijakan baru dalam penanganan pembiayaan PMI, serta pengawasan terhadap P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) yang lebih ketat," ujarnya.

Menurut dia, Benny telah banyak membuat gebrakan-gebrakan yang ia nilai berani untuk kepentingan PMI, seperti komitmen melawan sindikat penempatan ilegal PMI dan sindikat 'ijon rente' kemudian merilis kredit tanpa agunan (KTA) bersama bank pemerintah dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI dengan bunga enam persen.

"Benny Rhamdani adalah sosok yang dekat dengan PMI, serta sigap dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami PMI," ucapnya menegaskan.

Pada momentum dua tahun kepemimpinan Benny di BP2MI ini, hal senada juga datang dari Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Nanang Sugianto.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sesuai pengamatannya, penanganan terhadap persoalan PMI tidaklah mudah serta diperlukan komitmen dan kerja keras dalam menjalankannya.

Akan tetapi, dengan tekad yang dimiliki, ia meyakini Benny mampu membawa BP2MI menjadi lebih baik dalam memberikan perlindungan optimal bagi PMI.

"Tugas BP2MI melindungi PMI sangat berat dan penuh tantangan, namun kami optimis dengan kepemimpinan Benny Rhamdani. Tekadnya melindungi PMI sangat kuat. Semoga beliau terus diberi kemudahan," tutup Nanang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini