Share

Nadiem Makarim: Bahasa Indonesia Lebih Layak Jadi Bahasa Resmi ASEAN

Widya Michella, MNC Media · Sabtu 16 April 2022 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 16 337 2579867 nadiem-makarim-bahasa-indonesia-lebih-layak-jadi-bahasa-resmi-asean-HkhbOQ34WF.jpg Mendikbud Nadiem Makarim (Foto Okezone)

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim melakukan imbauan aksi bela negara kepada masyarakat Indonesia dalam mendukung penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua ASEAN.

Hal itu disampaikan dalam akun media sosial Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi @ditjen.diktiristek yang dikutip MNC Portal, Jumat,(15/04/2022).

"Bahasa Indonesia lebih layak untuk dijadikan bahasa resmi ASEAN,"kata Nadiem.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi pun memberikan alasan mengapa bahasa Indonesia dapat dijadikan bahasa resmi ASEAN.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Pertama, bahasa Indonesia menjadi bahasa terbesar di Asia Tenggara. Dimana persebaran bahasa Indonesia hingga ke mancanegara diantara 47 negara terdapat 428 lembaga di seluruh dunia yang menyelenggarakan pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA).

"Kedua, menjadi mata kuliah di sejumlah kampus kelas dunia (Eropa, Amerika Serikat, Australia dan Asia),"ujar dia.

Diketahui, Nadiem sempat menolak usulan penggunaan bahasa Melayu menjadi bahasa resmi ASEAN. Usulan itu diinisiasi oleh Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob yang menginginkan agar bahasa Melayu menjadi bahasa kedua ASEAN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini