Share

Biaya Haji 2022 Diumumkan Hari Ini, Diperkirakan Kurang dari Rp40 Juta!

Widya Michella, MNC Media · Rabu 13 April 2022 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 13 337 2578324 biaya-haji-2022-diumumkan-hari-ini-diperkirakan-kurang-dari-rp40-juta-8AuDf0PxQG.jpg Ilustrasi haji. (Foto: Ant)

JAKARTA - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) akan diumumkan pada hari ini, Rabu 13 April 2022. Penetapan tersebut sebelumnya akan dibahas dalam rapat kerja Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menjelaskan, pemerintah tengah berupaya agar biaya haji 2022 dapat kurang dari 40 juta dan diatas 35 juta. Dengan demikian, berapapun yang nantinya akan diputuskan diharapkan dapat memaksimalkan dana hasil kelola keuangan haji.

"Artinya cukup Rp35 juta yang mereka bayar selama ini, kita tidak mau memberikan beban kepada calon jemaah haji. Karena mereka sudah lama menunggu apalagi di tengah pandemi," kata Yandri kepada wartawan di Jakarta, Rabu,(13/04/2022).

Kemudian, Yandri mengatakan setidaknya ada 50.630 orang calhaj yang menjadi daftar tunggu haji tahun 2020 akan diberangkatkan pada tahun ini. Menurutnya 50 ribu calhaj tersebut sudah diklasifikasikan berdasarkan usia dengan batas maksimal 65 tahun.

"Sudah kita data ada sebanyak 50.630 orang calon jemaah haji daftar tunggu 2020 yang akan kita berangkatkan tahun 2022, itu berusia diatas 65 tahun atau sama dengan 65 tahun. Ini bukan maunya indonesia, pemerintah dan DPR tapi kebijakan dari saudi yang tidak bisa di negoisasi,"ujar Yandri.

Lalu soal kuota haji, pihaknya optimis Indonesia akan mendapatkan kuota 50% dari kuota awal sebesar 210 ribu. Dimana kuota yang akan didapatkan Indonesia sekitar 104 hingga 106 ribu.

"Walaupun belum ada secara resmi tapi secara informal berdasarkan diskusi dan termasuk 2 kali ke sana insyallah kita mendapatkan 50 persen dari kuota awal. Acuannya ke 106 ribu dengan waktu tinggal di Madinah dan mekah totalnya 40 hari,"kata dia.

Sementara itu, kebijakan PCR yang diwajibkan pemerintah Arab Saudi bagi jemaah haji 1443H/2022M akan dibebankan kepada APBN pemerintah senilai Rp. 84 miliar. Hal ini guna meringankan beban biaya calon jemaah haji (calhaj) yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini.

"Satu lagi kewajiban PCR 72 jam sebelum keberangkatan itu kita bebankan kepada APBN sekitar 84 miliar, kita bebankan kepada pemerintah. Itu bagian dari cara kita tidak membebankan kepada jemaah,"tutur Yandri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini