Share

Terlacak Tinggal di Puncak, Terduga Pengeroyok Ade Armando Seorang Satpam

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 12 April 2022 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 337 2577765 terlacak-tinggal-di-puncak-terduga-pengeroyok-ade-armando-seorang-satpam-R5RF0g77Os.jpg Ade Armando babak belur dipukul massa demo 11 April (Foto: Tangkapan layar)

BOGOR - Polisi masih memburu pelaku pengeroyokan pegiat media sosial Ade Armando, saat aksi demo depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Senin 11 April 2022. Salah satu terduga berinisial AP warga Cisarua, Kabupaten Bogor.

Menurut Camat Cisarua Ivan Pramudia, pihaknya sudah melakukan penelusuran AP yang identitasnya tersebar di media sosial. Hasilnya, pria tersebut memang beridentitas di wilayah Cisarua.

"Iya monitor, kita sudah cek juga rumahnya tadi dengan Satpol PP yang bersangkutan sebenarnya tinggal di Cipayung tapi KTP-nya masih Cijulang Kopo, Cisarua. Tapi tinggal di Megamendung," kata Ivan kepada MNC Portal, Selasa (12/4/2022).

BACA JUGA:Pengeroyok Sebut Darah Ade Armando Halal, BNPT: Pola Pikirnya Mirip Teroris 

Terkait keberangkatan AP mengikuti aksi demo di Jakarta, Ivan mengaku tidak mendalaminya. Hanya dipastikan identitas AP yang tersebar di media sosial beralamat KTP di wilayah Kecamatan Cisarua.

"Saya gak dalami sampai ke situ. Hanya dapat informasi tadi malam ramai di medsos, pengecekan alamatnya, keluarganya dan lain-lainnya," katanya.

 

Meski begitu, Ivan memastikan AP bukan berstatus sebagai mahasiswa. Tetapi, yang bersangkutan bekerja sebagai petugas keamanan atau satpam.

"Bukan (mahasiswa), yang saya dengar bekerja sebagai satpam," ungkap Ivan.

BACA JUGA:Jenguk Ade Armando, Kapolda Metro: Keadaannya Semakin Membaik 

Follow Berita Okezone di Google News

Dihubungi terpisah, Kapolsek Megamendung AKP Tri Lesmana juga membenarkan bahwa pria berinisial AP itu tinggal di Kecamatan Megamendung. Terkait kasusnya sendiri ditangani Polda Metro Jaya.

"Informasinya seperti itu tinggal di Megamendung. Pihak Polda Metro ya yang berangkat ke sana, diamankan atau tidaknya belum tahu. Cuma pihak Polda Metro sempat konfirmasi ke Polsek mereka mau mencari orang tersebut," ucap Tri.

Senada dengan Camat, Tri menyebut yang bersangkutan bukan berstatus mahasiswa. Melainkan petugas satpam salah satu hotel di kawasan Puncak.

"Bukan, bukan (mahasiswa) kalau itu saya pastikan bukan. Dia sebagai karyawan security hotel di wilayah sini (Puncak). Saya tidak bisa sebutkan ya ininya (nama hotel tempat AP bekerja)," pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan sejumlah orang pengeroyok pegiat media sosial Ade Armando viral di media sosial. Ada empat pria diduga pengeroyok Ade fotonya terpampang di medsos.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan mengatakan, keempat pelaku itu memang pria yang diduga mengeroyok Ade dan masih diburu.

"Iya, itu yang sudah teridentifikasi sebagai pelaku pemukulan," kata Zulpan, Senin 11 April.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini