Share

Ibadah Haji Kembali Dibuka, Partai Perindo: Kita Patut Bersyukur

Tim Okezone, Okezone · Senin 11 April 2022 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 337 2576779 ibadah-haji-kembali-dibuka-partai-perindo-kita-patut-bersyukur-nchC6vPZw2.jpg Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad (Foto: MPI)

JAKARTA - Partai Perindo menyambut gembira dan mengapresiasi Keputusan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi yang telah mengizinkan 1 juta jemaah beribadah haji pada penyelenggaraan haji 1443 H/2022 M, meskipun dengan kuota yang sangat terbatas, termasuk untuk jemaah haji Indonesia.

"Kita patut bersyukur calon jemaah haji Indonesia tahun ini bisa berangkat ke Tanah Suci setelah tertunda 2 tahun akibat pandemi Covid-19. Meski dengan kuota yang terbatas, yaitu sekitar 50% atau sekitar 100 ribu dan dipersyaratkan hanya bagi jemaah haji usia di bawah 65 tahun, kita tetap bersyukur karena momentum yang lama ditunggu-tunggu oleh jemaah haji Indonesia akhirnya sampai juga kepastian saat keberangkatannya," jelas Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad.

Abdul Khaliq menambahkan, Partai Perindo menyerukan kepada Pemerintah untuk mempersiapkan segala hal yang terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji secara maksimal, baik persiapan di dalam negeri maupun di Arab Saudi, terutama dalam hal transportasi, akomodasi dan konsumsi agar pelayanan terhadap tamu-tamu Allah dapat optimal, sehingga jemaah dpt beribadah dgn aman, nyaman dan khusyuk serta menjadi Haji Mabrur.

"Kepada para calon jemaah haji diimbau untuk menaati segala aturan yang berlaku, tetap mematuhi protokol kesehatan, memahami secara benar manasik haji dan fokus untuk beribadah. Hindari kegiatan-kegiatan yang dapat mengurangi keagungan ibadah haji," imbaunya.

Terkait dgn penetapan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1443 H / 2022 M, Abdul Khaliq mengingatkan agar tetap mengedepankan aspek rasionalitas dan empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih belum pulih dari pandemi Covid-19.

"Untuk itu, kita usulkan biaya ibadah haji tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Jikapun ada kenaikan tidak sebesar yang direncanakan pemerintah, yaitu Rp 45 juta," jelasnya.

"Hal ini bisa diatasi dari manfaat dana haji yg dikelola oleh BPKH yg pada akhir 2021 memiliki saldo lebih dari 158 Trilyun rupiah," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini