Share

Hari Raya Nyepi, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Keseimbangan dan Solidaritas

Carlos Roy Fajarta, · Minggu 10 April 2022 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 10 337 2576525 hari-raya-nyepi-presiden-jokowi-tekankan-pentingnya-keseimbangan-dan-solidaritas-fmlgWDlyun.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya keseimbangan dan solidaritas dalam sambutannya secara virtual di Dharmasanti Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944, Minggu (10/4/2022).

Presiden Jokowi menyampaikan selamat hari suci Nyepi dan Tahun Baru Saka 1944 pada umat Hindu di seluruh Indonesia. Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada umat Hindu yang telah berusaha, berikhtiar dan bekerja keras membantu penanganan pandemi Covid-19.

"Baik menghadapi dampak kesehatan maupun dampak ekonomi, sehingga saat ini kasus aktif Covid-19 nasional terus mengalami trend penurunan. Kita semua berharap agar secepatnya bisa transisi dari pandemi ke endemi," kata Jokowi.

Ia menyebutkan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sudah membaik ini semua pihak perlu menjaga dan mempertahankan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Percepat capaian vaksinasi lengkap, baik pertama, kedua dan vaksinasi penguat (booster), agar kita dapat melanjutkan agenda-agenda penting bangsa yang sempat tertunda karena pandemi," tutur Jokowi.

Peringatan hari suci Nyepi di masa pandemi kata Jokowi merupakan momen yang sangat istmewa bagi umat Hindu untuk memperkuat prada bhakti, keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang maha Esa.

Follow Berita Okezone di Google News

"Mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keseimbangan dengan alam dan lingkungan, kesempatan untuk mengasah jiwa kemanusiaan kita membangun solidaritas dan keharmonisan dengan sesama," jelas Jokowi.

Ia mengungkapkan peluang introspeksi diri, memperbaiki yang kurang dan memperkuat yang lemah, sehingga terwujud kehidupan yang harmonis, kehidupan yang damai dan kehidupan yang bahagia.

"Ketika menjalankan Catur Brata penyepian, umat Hindu diingatkan kembali untuk memuliakan kemanusiaan kita, diingatkan ajaran luhur Tat Twam Asi, aku adalah kamu, yang mengajak umat Hindu di manapun berada menciptakan keharmonisan dalam kehidupan, menolong orang lain dan menjaga alam ada menolong dan menjaga diri sendiri," tambahnya.

Umat Hindu kata Jokowi bukan hanya diajak memuliakan kemanusiaan tetapi juga menghormati, menjaga alam yang menjadi sumber kehidupan.

"Menyemaikan kembali kepedulian alam dan lingkungan dengan merawat tanah, memuliakan air dan menjaga udara sehingga bisa tetap menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi umat manusia," tutur Jokowi.

Presiden Jokowi mengungkapkan Indonesia adalah negara yang dianugerahi Tuhan dengan sumber daya alam yang melimpah yang harus di kelola dengan baik untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sesuai konstitusi UUD 1945.

"Kekayaan alam itu juga kita harus jaga, kita harus merawat dan kita harus lestarikan, agar bisa memberikan kesejahteraan berkelanjutan bagi kita semua," tegas Joko Widodo.

Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat tanah air untuk meningkatkan kesadaran dan aksi-aksi nyata untuk merawat lingkungan, menjaga gunung, menjaga hutan, menjaga danau dan sumber sumber mata air, sawah dan samudra.

"Sebagai wujud, rasa syukur kepada Tuhan yang menciptakan alam semesta beserta isinya," pungkas Joko Widodo.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini