Share

Aksi 11 April, BEM SI Ngaku Sudah Kirim Surat Izin ke Polda Metro

Muhammad Farhan, MNC Portal · Sabtu 09 April 2022 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 09 337 2576225 aksi-11-april-bem-si-ngaku-sudah-kirim-surat-izin-ke-polda-metro-Lz9Y6slpWA.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) diketahui hendak mengadakan aksi unjuk rasa pada 11 April 2022 nanti. Akan tetapi, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan jajarannya belum menerima pemberitahuan perihal unjuk rasa tersebut.

Akan tetapi koordinator bidang media BEM SI, Luthfi Yufrizal menjelaskan pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan untuk melakukan unjuk rasa ke Polda Metro Jaya sejak Jumat kemarin. Menurut Luthfi, surat pemberitahuan unjuk rasa tersebut sudsh diterima pihak Polda dengan baik.

"Kami sudah mengirimkannya (surat pemberitahuan) pada hari Jumat kemarin," ujar Luthfi saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (9/4/2022).

 BACA JUGA:Soal Aksi 11 April, Ini Tanggapan Mahfud MD

Bagi Luthfi, menurut Undang-undang tidak ada peraturan yang mewajibkan untuk mengajukan surat izin hendak melakukan aksi penyampaian pendapat. Dia pun menegaskan pihaknya cukup melayangkan surat pemberitahuan saja kepada pihak berwajib yang dalam hal ini kepolisian.

"Maaf sedikit saya revisi untuk di Undang-Undangnya bukan surat izin, tapi hanya pemberitahuan saja. Dan kami sudah mengirimkannya hari jumat kemarin," tutur Luthfi menegaskan.

 BACA JUGA:Pengamanan Aksi 11 April, Mahfud MD: Tak Boleh Ada Kekerasan dan Peluru Tajam

Selain itu, Luthfi juga menyampaikan saat memberikan surat pemberitahuan, Polisi tidak mengatakan adanya batasan aksi yang hendak mereka lakukan. Hal ini dikarenakan Luthfi menilai aksi BEM SI dilakukan dengan damai.

"Tidak ada batasannya diatur berapa. Kita aksinya juga tidak ada tujuan chaos atau anarkis atau rusuh dan lainnya," katanya kepada awak media.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Selain itu, Luthfi menyampaikan agar nantinya anggota BEM SI untuk tidak melakukan provokasi agar massanya tidak merusak fasilitas umum dan rusuh pada 11 April nanti.

"Kita hanya saling mengimbau aja, dari polisi (mengimbau) untuk tidak anarkis, jangan merusak fasilitas umum juga dan istilahnya harus hati-hati dengan orang-orang yang menjadi cuman nebeng di aksi dan hanya buat rusuh doang. Kami harus lakukan screen dengan teliti terhadap massa kami," ujar Luthfi menyampaikan.

Sebagi informasi, aksi BEM SI akan menggelar unjuk rasa pada Senin (11/4/2022). Kampus yang terdiri dari UNJ, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIE Dharma Agung, STIS Al Wafa, IAI Tazkia, AKA Bogor, UNRI, Unand, Unram, PPNP, Undip, UNS, UNY, Unsoed, SSG dan STIEPER.

Koordinator BEM SI Kaharuddin menjelaskan alasan pihaknya kembali menggelar aksi demonstrasi setelah aksi mereka pada 28 Maret 2022. Menurutnya, aksi kali ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya. Sekaligus menagih janji terkait tuntutan pihaknya sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini