Share

Kisah Mualaf Legendaris dari Inggris, Robert Stanley Baru Terungkap Islam 100 Tahun Kemudian

Aulia Oktavia Rengganis, Okezone · Sabtu 09 April 2022 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 337 2575861 kisah-mualaf-legendaris-dari-inggris-robert-stanley-baru-terungkap-islam-100-tahun-kemudian-RjNoGQAtZD.jpg Robert Stanley (Foto: BBC)

JAKARTA - Robert Stanley berasal dari kelas pekerja namun kemudian bisa menjadi wali kota Stalybridge, di dekat Manchester pada 1970-an.

Narasi sejarah muslim Inggris di era Ratu Victoria biasanya banyak diisi oleh kisah kalangan menengah kelas atas yang masuk Islam.

Bisa dipahami karena tradisi pencatatan mereka jauh lebih baik, kata Christina Longden, yang menemukan bahwa leluhurnya, Robert Stanley, memeluk Islam setelah ayahnya menelusuri silsilah keluarga.

Longden, yang menulis buku dan naskah drama tentang Stanley, menuturkan bahwa Stanley secara berkala menulis tentang kolonialisme Inggris di penerbitan yang dikeluarkan oleh Masjid Quilliam di Liverpool.

Stanley bertemu Quilliam pada akhir 1890-an setelah ia tak lagi menjadi politisi. Keduanya kemudian menjadi teman akrab.

"Stanley 28 tahun lebih tua dibandingkan Quilliam, jadi mungkin ada hubungan semacam bapak-anak," kata Longden, dilansir dari BBC.

Stanley mengucapkan kalimat syahadat pada 1898 pada usia 70 tahun dan kemudian memakai nama Reschid.

Penelusuran yang dilakukan Longden menunjukkan di Stalybridge ketika itu tak ada warga Muslim lain kecuali Stanley.

Stanley pindah ke Manchester dan meninggal dunia di kota itu pada 1911.

Langkah Stanley memeluk Islam ditutup rapat oleh pihak keluarga dan baru terungkap oleh keluarga Longden pada 1998.

Temuan ini Longden komunikasikan dengan cucu Quilliam yang mengatakan jika fakta ini tak diungkap, orang selamanya tidak akan tahu bahwa Robert Stanley adalah termasuk pionir komunitas Muslim di Inggris.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Kebetulan saudara laki-laki Longden, Steven, masuk Islam pada 1991 setelah belajar di Mesir.

Steven mengatakan dirinya kaget, dalam konteks terkejut yang menggembirakan, begitu tahu bahwa leluhurnya adalah seorang Muslim.

Keputusan masuk Islam pada abad ke-19, yang bagi masyarakat Inggris ketika itu tentu akan dianggap sebagai keputusan yang sangat aneh, mungkin adalah bagian dari karakter Manchester yang dipunyai Robert Stanley, kata Steven.

"Orang tak takut memegang prinsip dan menyampaikan keyakinan yang dianut, baik itu terkait dengan politik maupun agama," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini