Share

Jokowi Minta Jejak Peradaban Candi Kedaton Jambi Dilestarikan

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 07 April 2022 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 07 337 2575053 jokowi-minta-jejak-peradaban-candi-kedaton-jambi-dilestarikan-WH7XczjX7B.jpg Jokowi dan Iriana Joko Widodo menyambangi Candi Kedaton Jambi (Foto: BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau Candi Kedaton di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (7/4/2022).

Kepala Negara meminta agar jejak peradaban di Candi Kedaton Jambi harus terus dilestarikan.

"Inilah sejarah yang perlu kita lestarikan agar jejak-jejak peradaban kita di bidang pendidikan utamanya juga diketahui," ujar Presiden dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Kepala Negara menuturkan bahwa candi yang terbentuk dari tumpukan-tumpukan batu bata tersebut berada di kawasan yang merupakan pusat pendidikan terbesar di Asia pada abad ke-7.

Ia menyebut bahwa peradaban Indonesia pada saat itu sudah dikenal secara meluas.

Baca juga: Mengenal Candi Muaro Jambi Terluas di Asia Tenggara, Dibangun pada Abad ke-7

"Bukan hanya yang berkaitan dengan teologi tetapi di kawasan cagar budaya Muaro Jambi ini juga dulunya juga menjadi pusat pendidikan bagi kedokteran dan obat-obatan, kemudian filsafat, kemudian arsitektur dan seni, dan yang lain-lainnya," jelasnya.

Baca juga: Jokowi Lihat Tumpukan Bata Berusia 1.000 Tahun Saat Kunjungi Candi Muaro Jambi, Begini Pesonanya

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan kembali memulai merestorasi di beberapa titik, sekaligus untuk menunjukkan kepada masyarakat betapa luasnya kawasan cagar budaya tersebut.

"Kita harapkan akan makin menunjukkan betapa sangat besarnya kawasan cagar budaya Muaro Jambi ini, kurang lebih 3.980 hektare diperkirakan kawasan ini yang dilingkari oleh sebuah kanal besar yang nanti juga akan diangkat dan diperlihatkan, diperbaiki, direstorasi," ucap Presiden.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebagai informasi, KCBN Muaro Jambi memiliki luas 20 kali lebih besar dibandingkan Candi Borobudur dan dua kali lebih besar dari Kompleks Candi Angkor Wat di Kamboja. Selain itu, masyarakat sekitar memercayai bahwa kawasan tersebut merupakan peninggalan budaya pada masa lalu yang harus dihormati dan dilestarikan secara turun-temurun.

Tercatat, terdapat 11 candi utama yang ditemukan di KCBN dan sebagian telah dilakukan pemugaran. Namun, di sekitar kawasan tersebut diperkirakan terdapat 82 reruntuhan candi lainnya yang masih terkubur di dalam puluhan gundukan tanah.

Sebelum meninjau Candi Kedaton, Presiden dan Ibu Iriana juga berkesempatan untuk meninjau proyek peningkatan kualitas jalan akses menuju KCBN Muaro Jambi dan Pelabuhan Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana pada peninjauan tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Muaro Jambi Masnah Busro, Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid.

Baca juga: Jokowi Ungkap Candi Kedaton Jambi sebagai Pusat Pendidikan di Asia pada Abad Ketujuh

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini