Share

Jaksa Tuntut Terdakwa Korporasi Kasus Jiwasraya Bayar Denda Rp75 Miliar

Nur Khabibi, MNC Portal · Kamis 07 April 2022 00:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 07 337 2574567 jaksa-tuntut-terdakwa-korporasi-kasus-jiwasraya-bayar-denda-rp75-miliar-vA0YivyFGn.jpg Sidang kasus Jiwasraya (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA - Sidang dugaan korupsi terkait kasus Jiwasraya digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam tuntutannya, menyebutkan ada tindak pidana korupsi dan pencucian uang PT Pinnacle Persada Investama (PPI).

"Menjatuhkan pidana denda terhadap PT PPI untuk perkara tindak pidana korupsi sebesar Rp1 Miliar," kata JPU, Rabu (6/4/2022).

"Untuk perkara tindak pidana pencucian uang sebesar Rp74 miliar," ucap JPU menambahkan.

BACA JUGA:Barang Rampasan Kasus Jiwasraya Senilai Total Rp520 Miliar Dilelang, Ini Daftarnya 

JPU menyatakan, terdakwa PT PPI secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 20 jo 18 Ayat (2), (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dalam dakwaan kesatu primair dan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 jo Pasal 7 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dalam dakwaan kedua primair.

Jaksa menjelaskan, tuntutan yang dimaksud dengan subsider perampasan harta kekayaan milik terdakwa PT PPI atau milik Guntur Surya Putra selaku Direktur Utama PT PPI dan milik Andri Yauhari Njauw selaku Direktur PT PPI senilai pidana denda yang dijatuhkan.

Jika rampasan tidak memenuhi maka subsider kurungan terhadap Guntur Surya Putra dan Andri Yauharui Njauw masing-masing selama enam bulan dengan memperhitungkan denda yang sudah dibayar.

BACA JUGA:Kejagung Serahkan Aset 4 Terpidana Kasus Jiwasraya Senilai Rp19 Miliar ke Kas Negara 

Selain itu, JPU juga menuntut pidana tambahan berupa rampasan aset PT PPI untuk negara berupa mangement fee yang telah diterima sejumla Rp20,9 miliar.

"Pencabutan izin usaha Reksadana Pinnacle Dana Prima milik terdakwa PT PPI," ucap JPU.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini