Share

Diserang Kediri, Sabda Palon Endus Ada Kelemahan dalam Kerajaan Majapahit

Aulia Oktavia Rengganis, Okezone · Kamis 07 April 2022 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 06 337 2574399 diserang-kediri-sabda-palon-endus-ada-kelemahan-dalam-kerajaan-majapahit-UEk71Xy3il.jpg Ilustrasi Sabda Palon (Foto: istimewa)

JAKARTA - Seorang Raja Kediri Prabu Girindrawardhana berambisi untuk menggantikan takhta Prabu Brawijaya V. Oleh karena itu, ia melakukan serangan untuk menghancurkan Majapahit.

Serangan yang dilakukan prajurit Kediri terhadap Majapahit jelas menjadikan perenungan panjang bagi Prabu Brawijaya V.

Dalam paseurakan agung di istana Majapahit, Sang Baginda Raja menelisik dan merefleksi panjang atas tindakan makar atau kudeta yang dilakukan Prabu Girindrawardhana terhadap pemerintahan Majapahit.

"Paman Sabda Palon dan Naya Genggong," kata Prabu Brawijaya V lirih.

Ia menanyakan pendapat dari Kedua penasihat spiritual Majapahit tentang aksi kudeta yang terjadi.

"Apa pendapat Paman berdua mengenai aksi kudeta berdarah yang dilakukan Prabu Girindrawardhana kepada Majapahit?"

Baca juga: Nasihat Sabda Palon dan Naya Genggong untuk Raja Majapahit: Datangkan Ahli untuk Atasi Masalah!

Sabda Palon dan Naya Genggong nampak termenung. Dari raut wajahnya terlihat jelas kalau dua orang abdi dalem itu sedang berpikir serius mengenai aksi kudeta yang dilakukan oleh Raja Kediri.

"Gusti Prabu," ujar Sabda Palon sambil menghaturkan sembah bekti.

Baca juga: Kisah Raja Kediri Pimpin Pemberontakan kepada Majapahit

"Barangkali peristiwa kudeta inilah yang sangat hamba khawatirkan. Sebab hal ini menyangkut kejayaan atau kejatuhan Majapahit," ungkapnya

Kemudian Sabda Palon menjelaskan, apabila Majapahit mampu mengalahkan serangan prajurit Kediri, maka Majapahit akan mengalami kejayaan.

"Jika Majapahit mampu menghadapi serangan prajurit Kediri, niscaya Majapahit akan mengalami kejayaan," tuturnya.

Sebaliknya, jika Majapahit kalah, maka Majapahit akan hancur.

"Jika Majapahit tak dapat menghadapi serangan musuh. ia akan tinggal kenangan," ungkapnya.

Sabda Palon juga mengingatkan, serangan Prabu Girindrawardhana tidak boleh dianggap remeh sebab ia telah mengetahui kelemahan dari Majapahit.

"Bagaimanapun, serangan Prabu Girindrawardhana tak boleh dianggap enteng. Mengapa? Dengan serangan yang mereka lancarkan ini mengisyaratkan bahwa Prabu Girindrawardhana telah mencium kelemahan Majapahit, entah apakah kelemahan itu. Oleh karena itu, Gusti Prabu hendaknya selalu meningkatkan kewaspadaan, jangan-jangan Prabu Girindrawardhana akan mengulangi lagi serangannya kepada Majapahit untun menggulingkan kekuasaan Paduka!"

Baca juga: Sabda Palon dan Naya Genggong 'Melihat' Istana Majapahit Terbakar Habis dan Diterjang Badai Besar!

Dari apa yang dikatakan Sabda Palon, ia mengimbau agar Majapahit hendaknya selalu meningkatkan kewaspadaan karena serangan dari Prabu Girindrawardhana bisa datang kapan saja.

Sumber: Buku Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini