Share

4 Fakta Bukber di Tengah Pandemi Tahun Ini, Tak Boleh Saling Bicara!

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Kamis 07 April 2022 03:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 06 337 2574316 4-fakta-bukber-di-tengah-pandemi-tahun-ini-tak-boleh-saling-bicara-OkwwtZrSb8.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Minggu 2 April 2022. Kegiatan buka puasa bersama (bukber) pun menjadi sorotan lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Meskipun angka penularan melandai, pemerintah mengatur pelaksanaan bukber agar tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Berikut fakta-fakta bukber tahun ini:

1. Tak Diizinkan Makan Sambil Berbicara

Aturan ini dijelaskan oleh Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Covid-19 pada Selasa (29/3/2022). Aturan tersebut mengungkap, saat berbuka puasa bersama harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap jaga jarak.

Selain itu, tidak diperbolehkan berbicara saat makan. Larangan tentang tidak diizinkan berbicara saat makan ini untuk menimalisir penyebaran virus corona melalui droplet. Orang yang ingin bukber pun harus memastikan kebersihan diri, terutama kebersihan tangan.

2. Bukber dengan Waktu Paling Lama 1 Jam

Pemerintah Kota Bandung mengeluarkan aturan tentang buka puasa bersama bagi warga Bandung. Dalam aturan tersebut berisi keputusan pemkot yang mengizinkan restoran, kafe, rumah makan melayani dine in. Dine in diatur berkapasitas maksimal 60 persen, satu meja paling banyak diisi 2 orang, dan waktu makan paling lama 1 jam atau 60 menit.

Baca juga: Kabar Baik! Pemerintah Kembali Adakan Mudik Gratis, Ini Syarat dan Jadwalnya

Aturan itu juga berlaku untuk kegiatan di seluruh warung makan seperti warteg dan lapak makanan. Selain itu, pemkot juga mengizinkan cafe hingga warung makan buka dari pukul 06.00 sampai 21.00 WIB.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

3. Bupati Garut Larang ASN untuk Bukber di Restoran

Bupati Garut melarang aparatur sipil negara (ASN) di setiap instansi lingkungan pemkab untuk buka puasa bersama di restoran selama Ramadan. Namun ia menyarakan untuk ASN yang ingin buka puasa bersama bisa melakukan di kampung-kampung yang daerahnya mengalami kemunduran perekonomian karena Covid-19. Ia juga khawatir, buka puasa bersama di restoran hanya untuk foya-foya dan menegaskan akan menindaknya. Diketahui hingga saat ini Kabupaten Garut masih pandemi Covid-19 dan kondisi daerahnya masih membutuhkan perhatian untuk mendongkrak perekonomian.

4. Kemenag Melarang Pejabat dan ASN Bukber hingga Open House Idul Fitri

Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama Republik Indonesia melarang ASN untuk mengadakan buka puasa bersama di Ramadan hingga open house saat Idul Fitri mendatang. Hal itu tercatat dalam edaran Menag Nomor SE 08 Tahun 2022. Walau begitu, edaran tersebut memperbolehkan masyarakat untuk mengadakan kegiatan buka puasa bersama serta open house Idul Fitri asalkan harus tetap menjaga protokol kesehatan.

*Melansir dari berbagai sumber,

Maria Alexandra Fedho/Litbang MPI

 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini