Share

Menhub Pastikan Kereta Api Bogor-Sukabumi Beroperasi Lagi Usai 8 Bulan "Mati Suri"

Dharmawan Hadi, iNews · Minggu 03 April 2022 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 03 337 2572557 menhub-pastikan-kereta-api-bogor-sukabumi-beroperasi-lagi-usai-8-bulan-mati-suri-wRDcIaiqKg.jpg Menhub Budi Karya meninjau kesiapan jalur KA Bogor-Sukabumi (Foto : MPI)

SUKABUMI - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan kereta api Pangrango relasi Bogor-Sukabumi akan beroperasi pada pekan depan, setelah 8 bulan "mati suri".

Hal tersebut disampaikannya usai melakukan inspeksi atau uji coba terbatas lintasan kereta api di Stasiun Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (3/4/2022).

“Kami minta maaf selama 8 bulan ini kereta api tidak beroperasi, atas inspeksi ini kita bisa pastikan akhir minggu sudah bisa beroperasi” ujarnya.

Kereta api Pangrango relasi Bogor-Sukabumi, lanjut Budi, nantinya sudah dapat digunakan untuk mudik tahun 2022. Selain itu jalur double track yang dibangun nanti tidak hanya melayani kereta penumpang akan tetapi juga dipergunakan oleh kereta barang.

Budi mengatakan, inspeksi itu juga dilakukan atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memastikan konektivitas transportasi. “Saya untuk kesekian kalinya melakukan inspeksi jalur dari Bogor ke Sukabumi, tidak lain karena perintah Pak Presiden untuk memastikan konektivitas yang vital-vital,” ujarnya.

Kehadiran kereta api Pangrango nantinya akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari 100 menit menjadi 80 menit saja. Selain itu, meningkatkan frekuensi kereta api penumpang dari 6 trip menjadi 12 trip dengan jumlah rangkaian dari 6 menjadi 8 rangkaian. Lalu frekuensi kereta api barang dari 2 trip menjadi 8 trip.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi, Iyos Soemantri mengatakan, masyarakat Sukabumi dan sekitarnya sudah tidak sabar menanti kehadiran kembali kereta api lintas Bogor-Sukabumi. Selain itu, Iyos berharap kehadiran jalur KA itu bisa mengembangkan potensi wisata yang ada, seperti geopark sekaligus menumbuhkan perekonomian masyarakat.

“Kehadiran kereta api juga akan mengurangi tingkat kemacetan jalan. Kami harapkan ke depan angkutan barang dari dan ke Sukabumi bisa beralih menggunakan kereta api,” ujarnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini