Share

Sebelum Tetapkan 1 Ramadan, Menag Minta Saran Ormas Islam

Rizky Syahrial, MNC Media · Sabtu 02 April 2022 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 02 337 2572049 sebelum-tetapkan-1-ramadan-menag-minta-saran-ormas-islam-nsjLwXVbGP.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Dok Kemenag)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementarian Agama (Kemenag) menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1443 Hijriah pada Minggu 3 April 2022. Keputusan tersebut diambil setelah Sidang Isbat pada Jumat 1 April 2022.

Sidang Isbat dipimpin langsung Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Yaqut Cholil Qoumas. Acara ini digelar secara daring melalui live streaming kanal Youtube Kemenag RI.

Baca Juga:  Hasil Sidang Isbat 2022 Puasa Ramadan Dimulai Minggu 3 April, Menag: Mari Jaga Persatuan dan Kesatuan

Keputusan tersebut ditetapkan melalui hasil laporan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais-Binsyar) Muhammad Adib. Laporan tersebut merujuk pada hasil hisab dan rukyatul hilal.

Laporan secara hisab, posisi hilal di Indonesia berada pada ketinggian satu derajat 6,78 menit sampai dua derajat sepuluh menit. Melalui laporan secara rukyat, belum ada tim yang melihat hilal awal Ramadan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Jaidi yang hadir dalam sidang mengatakan, selain laporan dari Adib, Menag juga meminta saran dari perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam.

"Sebelum menetapkan awal Ramadan, Menag selaku pimpinan Sidang Isbat telah meminta pertimbangan kepada Ormas Islam," kata Abdullah saat menghadiri Sidang Isbat Awal Ramadan 1443 H di kanal Youtube Kemenag RI.

Abdullah menambahkan, ada tiga perwakilan dari Ormas Islam yang memberikan pertimbangan. Nama-nama tersebut, yaitu; Abd. Salam Nawawi (Lembaga Falakiyah NU), Sriyatin Siddiq (Majelis Tarjih Muhammadiyah), dan Syarif Ahmad Hakim (Persis). Ketiganya adalah anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah.

Baca Juga:  Ramadan Jatuh pada Minggu 3 April 2022, Ini Kata Menag

Selain perwakilan Ormas, Sidang Isbat juga dihadiri oleh sejumlah duta besar negara sahabat, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini