Share

Survei IPO Ungkap Sulitnya Dorong Pemilih Muda Datang ke TPS Memberikan Suara

Nur Khabibi, MNC Portal · Jum'at 01 April 2022 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 337 2571841 survei-ipo-ungkap-sulitnya-dorong-pemilih-muda-datang-ke-tps-memberikan-suara-h4d6dyGeHI.jpg Dedi Kurnia Syah. (Foto: Webinar Perindo)

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesian Political Opinion (IPO) menyatakan jumlah pemilih muda mendominasi angka pemilih nasional. Hal itu berdasarkan survei terbaru IPO pada 11-17 Maret 2022.

Dalam Webinar Partai Perindo dengan tema ‘Mendorong Partisipasi Anak Muda dalam Politik’, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah mengatakan sulit untuk membawa pemilih muda ke ranah yang valid. Hal itu lantaran pemuda tidak stabil dalam isu-isu politik.

"Mereka akan menyukai hal-hal yang sifatnya kontestasi, ikut meramaikan dalam hal festival, kampanye, dalam hal bisa digiring untuk membentuk opini publik termasuk juga bisa meramaikan di medsos," kata Dedi saat mengisi Mendorong Partisipasi Anak Muda dalam Politik yang digelar Partai Perindo, Jumat (1/3/2024).

Baca juga:  Tama S Langkun Bergabung ke Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo Jelaskan Tugasnya

Dedi menyebutkan, keramaian yang diikuti kalangan pemuda hanya sebatas prakontestasi. Pemuda cenderung enggan untuk ikut andil dalam kontestasi yang sesungguhnya. 

"Akan banyak anak-anak muda yang terlibat dalam kampanye-kampanye politik, diskusi-diskusi politik, memasukkan perdebatan-perdebatan politik di media sosial dan tempat lain, tetapi dalam proses yang valid ketika ada pemilihan datang ke TPS (tempat pengambilan suara) itu tidak menjanjikan," ucap Dedi.

Dedi menganggap, hal itu lantaran dipengaruhi oleh sulitnya kesudian atau afiliasi pemilih muda yang bisa membuat atau mengajak mereka untuk memilih sampai di tingkatan menentukan pilihan di TPS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini