Share

Jokowi Teken MoU Perlindungan PMI dengan PM Malaysia

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 01 April 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 337 2571587 jokowi-teken-mou-perlindungan-pmi-dengan-pm-malaysia-pX72hWnuZu.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kerja Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob di Istana Merdeka, Jumat (1/4/2022).

Kunjungan tersebut merupakan yang kedua kalinya bagi PM Sabri. Pada kunjungan itu, turut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU mengenai penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia di Malaysia.

"MoU antara lain akan mengatur penggunaan one channel system bagi seluruh proses penempatan, pemantauan dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia sehingga dapat terpantau dengan baik," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (1/4/2022).

Jokowi mengatakan bahwa PMI telah berkontribusi banyak bagi pembangunan ekonomi di Malaysia. Sehingga sudah sewajarnya mereka mendapatkan hak dan perlindungan yang maksimal dari dua negara serumpun ini.

Baca juga: Soal Pekerja Migran, BP2MI: Jabar Kantong Penempatan Daerah Terbesar Ketiga

"Dengan kehadiran PM Sabri hari ini saya yakin MoU ini dapat dilaksanakan dengan baik dan saya tidak ingin MoU ini hanya berhenti di atas kertas saja, semua pihak harus menjalankan MoU ini dengan baik," jelasnya.

Kepala Negara berharap kerja sama serupa dapat dilanjutkan di sektor lain antara lain perladangan, pertanian, manufaktur dan jasa.

Baca juga: DPR Dukung BP2MI Perluas Peluang Pekerja Migran Indonesia di AS

Follow Berita Okezone di Google News

"Selain itu kita juga masih melihat maraknya kasus penyelendupan orang, oleh karena itu kita sepakat untuk mulai membahas kerja sama penanganan penyelendupan orang termasuk di penegakkan hukumnya," ungkapnya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut turut dibahas mengenai pentingnya penyelesaian negosiasi batas maritim dan batas udara.

"Dengan sudah mulai dibukanya perbatasan kedua negara maka sudah saatnya negosiasi ini diintensifkan," pungkasnya.

Baca juga: Donor Darah oleh MNC Peduli, PMI : Semoga Bisa Rutin dan Bantu Sediakan Stok Darah

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini