Share

Ketika Airlangga Balas Dendam Atas Kematian Mertuanya Sang Raja Mataram

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 01 April 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 337 2571341 ketika-airlangga-balas-dendam-atas-kematian-mertuanya-sang-raja-mataram-07uy4B3KBE.jpg Raja Airlangga (foto: wikipedia)

KERAJAAN Mataram Kuno menemui titik nadirnya usai mendapatkan serangan dari Wurawari dari Lwaram. Sang Raja Dharmawangsa Teguh tewas seketika usai mendapat serangan dari sekutu Kerajaan Sriwijaya ini. Hal ini pula yang melatarbelakangi serangan balasan dari Raja Airlangga dari Kahuripan.

Airlangga yang berhasil melarikan diri dari serangan Lwaram, kemudian menjalani hidup sebagai pelarian dari hutan ke hutan. Ia ditemani oleh Mpu Narotama hidup sebagai pelarian sebelum akhirnya mendirikan kerajaan baru di Wawatan Mas usai diminta rakyat Medang untuk mendirikan kerajaan baru pasca hancurnya Kerajaan Mataram.

BACA JUGA:Silsilah Kerajaan Kediri, Raja-rajanya Keturunan Raja Airlangga 

Perjuangan Airlangga yang bergelar Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramottunggadewa sebagai raja di Kerajaan Kahuripan bukan hal yang mudah. Wilayah kekuasaannya saat itu hanya mencakup daerah yang sempit di Sidoarjo dan Pasuruan. Pasalnya sebagaimana dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa" tulisan Sri Wintala Achmad, setelah wafatnya Dharmawangsa Teguh banyak wilayah kekuasaan Medang yang melepaskan diri untuk menjadi negara yang merdeka.

Enam tahun kemudian tepatnya pada 1025 M, Airlangga berupaya untuk melakukan ekspansi wilayah kekuasaannya. Hal ini didukung dengan ekspansi kekuasaan Rajendra Coladewaraja Colamandala dari India untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya. Alhasil secara kekuatan hal ini menguntungkan Airlangga yang kesulitan menghadapinya Sriwijaya.

BACA JUGA:Raja Airlangga Belah Kerajaannya Jadi Dua, Apa Alasannya? 

Usaha ekspansi wilayah pun membawa hasil yang gemilang. Melalui usaha ekspansi ini Airlangga ingin kembali menegakkan kekuasaan Wangsa Isana di Pulau Jawa. Tiga orang raja berhasil ditaklukkan Airlangga, ketiganya yakni Wisnuprabhawa (Raja Wuratan), Raja Hasin, dan Panuda (Raja Lewat) pada tahun 1030 M.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sayang dua tahun berselang, Wawatan Mas mendapat serangan besar-besaran dari putri raja yang memerintah di Tulungagung pada tahun 1032 M. Putri Panuda membalas serangan balasan yang dilakukan Airlangga pada mendiang ayahnya. Serangan ini mengakibatkan Wawatan Mas ibukota Kerajaan Kahuripan hancur.

Airlangga bersama Mapanji Tumanggala meninggalkan Wawatan Mas dan melarikan diri ke Desa Patakan. Di Desa Patakan inilah Airlangga menggalang kekuatan pasukan yang lebih besar. Sesudah pasukanya yang digalang dirasa lebih kuat, Airlangga melakukan serangan balasan ke putri Panuda.

Penyerangan ini membawa hasil gemilang, putri Panuda tewas di medan pertempuran. Sepeninggal putri Panuda, Airlangga kembali membangun istana baru di Kahuripan, mengingat istana lama yang berada di Wawatan Mas telah mengalami kehancuran imbas serangan putri Panuda.

Sesudah membuat istana baru, Kerajaan Kahuripan pun dibangun kembali. Airlangga mendapat bantuan dari Mpu Narotama bermaksud membalaskan dendam atas kematian mertua sekaligus pamannya Dharmawangsa Teguh saat memerintah Kerajaan Mataram Kuno yang dilakukan Haji Wurawari.

Misi ini pun berhasil, Haji Wurawari terbunuh oleh Airlangga dan menuntaskan dendam kematian yang menimpa Dharmawangsa Teguh, mertuanya. Selepas serangan ke Lwaram, Blora ini Airlangga juga berhasil menumpas pemberontakan Wijayamarma dari Wengker di tahun 1035 M.

Sejak saat itulah Airlangga berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kahuripan yang membentang dari Pasuruan di sebelah timur hingga Madiun di sebelah barat. Di samping itu, wilayah kekuasaan Airlangga pun meluas hingga pantai utara Pulau Jawa, yakni Surabaya dan Tuban. Dimana kelak Tuban menjadi pusat perdagangan yang dapat menopang kehidupan ekonomi Kahuripan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini