Share

Podcast Aksi Nyata soal Prostitusi Online, Partai Perindo: Kejahatan Selalu Mengikuti Zaman

Bachtiar Rojab, MNC Media · Kamis 31 Maret 2022 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 31 337 2571209 podcast-aksi-nyata-soal-prostitusi-online-partai-perindo-kejahatan-selalu-mengikuti-zaman-MjR0ftEVUu.JPG Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Advokasi Cristophorus Taufik (Foto; MPI)

JAKARTA - Aplikasi berkedok prostitusi online baru-baru ini ramai di media sosial. Hal tersebut mengundang Pemerintah Kota Malang, memerintahkan jajarannya untuk mengawasi salah satu aplikasi yang diduga sarang prostitusi yakni, MiChat.

Menyinggung fenomena tersebut, Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Advokasi, Christophorus Taufik menilai, langkah tersebut sebenarnya sudah baik. Namun, perlu adanya penekanan dalam segi efektifitas.

"Sebagai satu gerakan moral pasti efektif. Inikan sebenarnya mau bicara tentang pemberantasan prostitusi. Mereka sudah tau bahwa ini sudah masuk ke ranah aplikasi dan itu diawasi," ujar Christophorus dalam Podcast Aksi Nyata, Kamis (31/3/2022).

Menurut Christophorus, efektifitas pemantauan aplikasi MiChat tersebut bisa saja menjadi sia-sia, jika yang ditekankan adalah aplikasinya, bukan manusia-manusia yang ada di balik hal tersebut.

"Efektif tidaknya, tergantung seberapa konsisten, kalau ini konsisten ya efektif. Begitupun sebaliknya. Makannya saya bilang, bahwa bukan aplikasinya yang salah, tapi saya bilang perilakunya yang ditekankan," jelasnya.

Kendati demikian, Christophorus yakin, dengan adanya perkembangan jaman dalam dunia kejahatan, hal tersebut akan berbanding lurus dengan penegak hukum yang sama-sama mengikuti perkembangan.

"Kejahatan itu selalu mengikuti jaman, tapi yang memberantas juga ga kurang akal kan, mengikuti perkembangan juga," tuturnya.

Lanjutnya, yang perlu ikut bertanggung jawab sebenarnya bukan hanya pemakai saja. Mestinya, ada tanggung jawab terkait regulasi dari pemilik aplikasi tersebut.

"Yang harus dilakukan itu penyedia jaringan itu ikut bertanggung jawab, jadi bukan harus ditutup tapi dia itu harus ada di regulasi bahwa dia ikut bertanggung jawab" paparnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini