Share

DPR Anggarkan Gorden Rp48,7 Miliar, Perindo: Lebih Baik Buat Bantu UMKM

Felldy Utama, iNews · Selasa 29 Maret 2022 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 29 337 2569801 dpr-anggarkan-gorden-rp48-7-miliar-perindo-lebih-baik-buat-bantu-umkm-jLYsHfNGs9.jpg Ilustrasi rapat DPR. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua DPP Bidang Organisasi dan Kaderisasi Partai Perindo, Yusuf Lakaseng memandang bahwa anggaran Rp48,7 miliar lebih baik digunakan untuk membantu usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) yang tengah menghadapi kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini.

Hal ini diungkapkannya sebagai bentuk kritikan atas penganggaran yang dilakukan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI untuk pengadaan barang untuk penggantian gorden di rumah dinas (Rumdin) anggota DPR RI di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

"Coba bayangin, kalau Rp48,7 miliar itu dipakai untuk membantu UMKM, begitu banyak lapangan kerja yang bisa terserap," kata Yusuf dalam Live MNC News, Selasa (29/3/2022).

Pasalnya, kata dia, di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak sekali rakyat Indonesia yang harus kehilangan pekerjaan, di PHK oleh perusahaannya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang usahanya gulung tikar akibat tak mampu lagi akibat keadaan ekonomi yang serba sulit.

Menurutnya, jika anggaran itu dialihkan untuk pemberdayaan yang bisa menyerap lapangan pekerjaan, maka hal ini jauh lebih bermanfaat dibanding harus mengganti gorden untuk Rumdin anggota dewan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Yusuf mengingatkan kembali, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, seharusnya anggaran dengan nilai yang fantastis untuk penggantian melakukan gorden sudah tidak perlu lagi dilakukan. Sehingga, hal ini perlu dipertimbangkan kembali ke depannya.

"Rakyat lagi menderita, negara lagi cekak anggaran, lalu kok ada anggaran begitu besar, puluhan miliar dipake untuk beli gorden," ujarnya.

Sebelumnya, Sekjen DPR RI Indra Iskandar menegaskan bahwa anggaran 48 miliar untuk penggantian gorden ini ditujukan untuk 505 rumah dinas anggota DPR RI. Dimana satu rumah diperkirakan membutuhkan anggaran Rp90 juta sudah termasuk pajak.

"Untuk 505 unit rumah, itu per rumahnya rata-rata sekitar Rp80 juta sekian, sama pajak Rp90 jutaan per rumah," kata Indra di media center DPR RI, Jakarta, Senin (28/3/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini