Share

Minyak Goreng Mahal, Perindo Usul Harus Ada Alokasi Kelapa Sawit yang Dijual Murah

Erfan Erlin, iNews · Sabtu 26 Maret 2022 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 26 337 2568311 minyak-goreng-mahal-perindo-usul-harus-ada-alokasi-kelapa-sawit-yang-dijual-murah-dK68hY4wO0.jpg Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. (Foto:

JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menilai perlu ada kebijakan berpihak untuk rakyat untuk mengatasi harga minyak goreng yang saat ini masih mahal. Karena tanpa kebijakan yang berpihak ke rakyat maka harga minyak goreng tidak bisa murah.

Dalam pembekalan Kader Perindo DIY, Hary Tanoe menuturkan, minyak goreng yang mahal tentu akan memberatkan semua pihak. Bagi ibu rumah tangga memang dampaknya tidak terlalu besar karena mereka bisa berperilaku hemat untuk pengeluaran mereka.

"Namun bagi pedagang yang biasa mengkonsumsi minyak goreng cukup memberatkan karena mereka akan hancur," tutur Hary Tanoe saat di Yogyakarta, Sabtu (26/3/2022).

Untuk mengatasi minyak goreng yang mahal maka solusinya yang dilakukan secara parsial. Harga minyak goreng tidak bisa turun karena bahan baku mahal. Di mana harga kelapa sawit naik luar biasa selama setahun terakhir.

Menurutnya, langkah yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan menurunkan harga kelapa sawit. Karena sejatinya berapapun harga minyak kelapa sawit saat ini, biaya produksi kelapa sawit yang dikeluarkan sebenarnya sama besarnya.

"Harga kelapa sawit mahal itu untungnya menjadi besar,"terang dia

Follow Berita Okezone di Google News

Di samping itu, sebenarnya pemerintah memikirkan alokasi kelapa sawit untuk dijual lebih murah. Menurutnya harus ada prosentase kelapa sawit yang dijual murah kepada pabrik minyak goreng dan sisanya dijual di pasar harga tinggi.

"Misal diskon 50 persen untuk yang 25 persen produksi kelapa sawit. Dengan cara demikian harga minyak goreng turun,"papar dia.

Sejatinya meskipun harga kelapa sawit didiskon 50 persenpun sebenarnya pengusaha kelapa sawit masih untung. Apalagi saat ini terjadi perang Rusia dan Ukraina maka kemungkinan akan mahal lagi bisa terjadi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini