Share

Jengkel! Jokowi Ancam Reshuffle Menteri yang Masih Pakai Barang Impor

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 25 Maret 2022 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 337 2567617 jengkel-jokowi-ancam-reshuffle-menteri-yang-masih-pakai-barang-impor-kDjj9cvdxk.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Raka Dwi Novianto)

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengancam akan melakukan reshuffle jika jajarannya masih terus membeli barang impor. Padahal, barang-barangnya bisa diproduksi di dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan tentang aksi afirmasi bangga buatan Indonesia kepada Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, dan BUMN di Bali pada Jumat (25/3/2022).

Baca Juga: Cerita Gus Dur Pernah Ramal Jokowi Bakal Jadi Presiden

Dalam sambutan awalnya, Presiden Jokowi menyampaikan kejengkelannya terhadap sejumlah kementerian/lembaga/BUMN/Pemda yang masih melakukan pembelian barang-barang impor.

Barang impor yang menjadi sorotan Jokowi dan seharusnya bisa menggunakan produksi dalam negeri adalah CCTV, seragam sepatu anggota TNI/Polri, alkes tempat tidur rumah sakit, traktor, pensil, kertas, pulpen, buku tulis, bangku, kursi, laptop.

Padahal, kata Presiden Jokowi, produk-produk tersebut bisa menggunakan produk dalam negeri sehingga menciptakan pertumbuhan ekonomi dari APBN yang dikeluarkan dalam membeli produk dan jasa yang dibutuhkan.

Kemudian, Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah sanksi kepada jajarannya apabila masih terus melakukan import. Kepada jajaran yang masih melakukan import Presiden akan mengumumkannya ke publik.

Baca Juga: Dorong Pemanfaatan Teknologi Sistem Pertanian, Jokowi: Perbaiki Kesejahteraan Masyarakat

Presiden juga akan memotong DAK dan menahan DAU untuk jajarannya yang masih bandel melakukan impor untuk barang dan jasa yang bisa diambil dari dalam negeri.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Presiden Jokowi juga meminta Menteri BUMN untuk mengganti jajaran di Direksi BUMN yang kerap melakukan import untuk produk yang bisa bisa diproduksi di dalam negeri. "BUMN, saya sampaikan ke Menteri BUMN, dah ganti dirutnya, ganti, ngapain kita?" kata Presiden Jokowi.

Hal serupa juga akan dilaksanakan Jokowi untuk jajarannya di Kementerian. "Kementerian, sama saja, tapi itu bagian saya itu. Reshuffle, udah heeeeh saya itu. Kayak gini tidak bisa jalan," ucap Jokowi.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, wacana isu reshuffle sempat berhembus akan dilaksanakan pada 23 Maret 2022 lalu dengan PAN direncanakan masuk dalam jajaran kabinet pemerintahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini