Share

Hary Tanoe Perkenalkan MNC Portal yang Kini Jadi Raksasa

Inin Nastain, Koran SI · Kamis 24 Maret 2022 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 337 2567223 hary-tanoe-perkenalkan-mnc-portal-yang-kini-jadi-raksasa-GgBB7928O6.JPG Eksekutif Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (Foto: MPI)

JAKARTA - MNC saat ini menjelma menjadi perusahaan media dengan jumlah portal paling banyak. Setidaknya ada enam portal yang berada di bawah MNC media.

Enam portal itu yakni Okezone, Sindonews, INews.id, Celebrities, IDX dan Celebrities. Uniknya, dari enam portal itu, masing-masing memiliki kekhasan tersendiri.

Kehadiran portal-portal itu melengkapi sejumlah media tv yang lebih dulu dimiliki MNC. Selain secara visual, masyarakat juga disuguhkan berbagi informasi lewat artikel.

"News tv tidak lengkap kalau tidak ada berita portalnya. Itulah kenapa diluncurkan INews.Id 4 tahun yang lalu. Jadi konsepnya memang, berita-berita yang dmuat di INews.Id itu berita-berita daerah. Seluruh provinsi, dan diharapkan bisa meng-cover seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang 500 lebih jumlahnya," kata Executive Chairman MNC Grup Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam acara Okezone 15th Anniversary secara daring, Kamis (24/3/2022).

Berbeda dengan INews.id yang lebih fokus terhadap informasi daerah, Okezone menonjolkan berbagai informasi nasional. Lewat Okezone, masyarakat bisa mengetahui berbagai isu dan perkembangan di tingkat nasional.

"Sedangkan Okezone yang juga ulang tahun, itu lebih ke nasional, topiknya yang terkait dengan metaverse," jelas dia.

"Pada bulan ini juga ulang tahun Celebrities.id. portal khusus yang terkait dengan lifestyle, selebritas. Berulang tahun satu tahun, yang temanya berkait dengan selebriti," lanjut HT.

Digitalisasi, yang juga diusung MNC Grup, saat ini dinilai sangat dibutuhkan. Apalagi, dalam dua tahun terakhir, sejak 2019 lalu, ketika Pandemi terjadi.

"Memang sekarang sudah zaman digitalisasi . Khusunya di era Pandemi digital makin sangat dibutuhkan untuk tentunya pelayanan kepada masyarakat. Baik untuk penyuluhan, informasi, dan lain sebagainya. Itu sudah kita buktikan," papar dia.

Di internal MNC, jelas dia, sejak terjadi pademi, banyak hal-hal baru, yang kaitannya dengan digitalisasi. Hal-hal baru, salah satunya SDM.

Setelah terjadi pademi, SDM di lingkungan MNC Grup mengalami penambahan signifikan. Saat ini, ada sekitar 1000 SDM yang bergelut dengan digital.

"MNC pun juga khusunya di Pandemi banyak sekali hal-hal baru yang terkait dengan digital yang dikembangkan. Termasuk dari SDM nya. Yang tadinya mungkin di bawah 100, sekarang SDM di MNC Grup yang terkait dengan digital sudah di atas 1000. Mungkin hampir 2000," beber dia.

"Karena platform-platform digitalnya juga sangat banyak yang dikembangkan tiga tahun belakang, dan khususnya di masa Pandemi. Karena banyak orang tentunya lebih menggunakan internet daripada pertemuan-pertemuan atau aktivitas fisik," tambah HT.

Enam portal tersebut, jelas HT, cukup memiliki tempat di hati masyarakat. Hal itu terlihat dari jumlah viewer yang senantiasa mengalami peningkatan. Hingga saat ini, sudah lebih dari 80 juta viewer user dari portal yang dimiliki MNC itu.

"Semua ini memiliki jumlah view user lebih dari 80 juta. Cukup besar. Jadi seandainya diberitakan di semua portal ini, tentunya trafik yang menonton atau juga pembaca cukup banyak, seharusnya banyak sekali," papar dia.

"Di televisi itu, di MNC ada empat. Ada RCTI, ada MNCTV, ada GTV ada INews. Dari pangsa pemirsa, tetap tinggi jumlah pemirsa tetap tinggi. Tapi yang kita amati ada pergeseran tuh iklan. Jadi belakangan, 3 tahun ini kami mengembangkan superapp," lanjut dia.

Super F, jelas dia, pemirsa tidak hanya menyaksikan informasi lewat media video semata. Di sana juga terdapat informasi dalam bentuk tulisan artikel. RCTI Plus, adalah super F yang dimiliki MNC.

"Kami namakan super F karena isinya bukan video saja, namanya RCTI Plus. Tepatnya itu didirikan 2019. Isinya ada video, ada artikel seperti juga yang portal begitu. Ada audio, radio streaming podcast nya ada," jelas dia.

"Kemudian ada aktivitas talent search yang tadinya di televisi seperti Idol, The Voice juga dilakukan di streaming RCTI plus, kemudian belakangan ini dikembangkan di musik. Dalam waktu yang relatif singkat, tidak sampai 3 tahun, maniak view usernya (RCTI Plus) mencapai 2 juta lebih," lanjut dia.

"Jadi bisa dibayangkan, memang pengguna pertumbuhannya sangat luar biasa. Contoh RCTI plus dari nol, akhirnya ya bisa dikatakan lumayan besar sekarang, kalau 60 juta maniak view user. Termasuk juga portal. Saya masih teringat tahun 2019 itu, portal traffic nya cuma 30 juta lebih. Itu pun naik-turun. Sekarang sudah di atas 80 juta," tambah dia.

Lebih jauh dijelaskannya saat ini sebagian besar memilih mencari informasi secara digital. Hal itu berbeda jauh dengan beberapa tahun ke belakang.

"Jadi banyak orang mencari informasi, mohon maaf, tidak lagi melalui koran, meskipun kami masih punya koran. Tetapi cari informasi itu sudah pakai portal," beber dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini