Share

Penyebar Propaganda di Medsos yang Ditangkap Densus 88 Terhubung Langsung ke ISIS

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 24 Maret 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 337 2567049 penyebar-propaganda-di-medsos-yang-ditangkap-densus-88-terhubung-langsung-ke-isis-0RJZGBYCZI.jpg Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. (Foto : MNC Portal)

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap lima tersangka diduga kelompok pendukung Negara Islam dan Suriah (ISIS) yang berperan sebagai tim media sosial (medsos) dalam hal propaganda.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, tim medsos tersebut terhubung langsung dengan kelompok ISIS.

"Tim Medsos ini terhubung dengan bagian propaganda ISIS di Timur Tengah," kata Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Kamis (24/2/2022).

Menurut Ramadhan, mereka aktif menerima bahan dari kelompok ISIS kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Setelah itu, mereka menyebarkannya ke berbagai platform media sosial.

"Aktif menerima bahan dan kemudian menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan disebarkan di nedsos di Indonesia," ujar Ramadhan.

Kelima tersangka itu adalah MR, HP, MI, RBS, dan DK. Mereka ditangkap sejak 9 hingga 15 Maret di beberapa lokasi yang berbeda, yaitu Kabupaten Kendal, Jakarta Barat, Lampung, dan Tangerang Selatan.

Kelima tersangka tergabung dalam grup 'Annajiyah Media Centre' yang berfungsi untuk menyebarkan poster-poster digital terkait propaganda terorisme.

Adapun pemilik grup tersebut adalah tersangka berinisial RBS yang ditangkap di wilayah Palmerah, Jakarta Barat pada 9 Maret lalu. Ia diyakini oleh penyidik Densus sebagai pendukung Daulah Islamiyah ISIS.

Dari penangkapan tersangka RBS, polisi mengamankan beberapa barang bukti seperti satu buah samurai merek baton sword, buku berjudul 'Tarbiyah Jihadiyah', 'Ad-Daa' Wa Ad-Dawaa', 'Kitab Tauhid', 'Ya Mereka Memang Thogut', 'Menyambut Perang Salib Baru', dan 'Al-Wala Wal-Bara'. Selain itu, Densus juga menyita satu topi hitam bertuliskan 'Tauhid'.

Dari tersangka lain, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa buku dengan beragam judul. Selain itu, terdapat juga satu set Airgun CM-036 model AK-47 yang disita dari tersangka berinisial MR.

Selain itu, ditemukan juga airgun merek PM Model Makarof, satu plastik gotri, satu gas airgun, dua kotak peluru mimis dan sebuah senjata plastik merek D-Cobra selama penangkapan tersangka itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini