Share

Ini Pintu Masuk PPLN ke Indonesia Sesuai SE Satgas Covid-19

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 24 Maret 2022 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 337 2566795 ini-pintu-masuk-ppln-ke-indonesia-sesuai-se-satgas-covid-19-SCJZSHlz5k.jpg Bandara Soekarno Hatta (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang akan memasuki Indonesia. SE tersebut untuk memastikan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam SE Nomor 15 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19, PPLN dapat memasuki wilayah Indonesia dengan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga:  2 Tahun RSDC Wisma Atlet, BNPB Harap Jadi Knowledge Sharing Indonesia Hadapi Covid-19

PPLN dapat masuk melalui jalur udara di antaranya Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten, Bandar Udara Juanda Jawa Timur, Bandar Udara Ngurah Rai Bali, Bandar Udara Hang Nadim Batam, Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah Kepulauan Riau, Bandar Udara Sam Ratulangi Sulawesi Utara, dan Bandar Udara Zainuddin Abdul Majid Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemudian, PPLN dapat memasuki wilayah Indonesia lewat jalur laut di antaranya Pelabuhan Benoa Bali, Pelabuhan Batam Kepulauan Riau, Pelabuhan Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Pelabuhan Bintan Kepulauan Riau, dan Pelabuhan Nunukan Kalimantan Utara.

Sementara itu, PPLN dapat memasuki wilayah Indonesia lewat jalur darat di antaranya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk Kalimantan Barat, PLBN Entikong Kalimantan Barat, dan PLBN Motaain Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Kebijakan Penanganan Covid-19 Diminta Libatkan Teknologi Sains

Sebelumnya, ketentuan bagi PPLN yang memasuki Indonesia melalui entry point, di antaranya telah mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan mengisi e-HAC Indonesia, menunjukan kartu/sertifikat (fisik atau digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan sebagai persyaratan memasuki Indonesia dengan ketentuan:

"WNI PPLN yang belum mendapat vaksin akan divaksinasi di entry point perjalanan luar negeri setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR saat kedatangan dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif," bunyi surat edaran (SE) yang di tanda tangani Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Suharyanto, Rabu (23/3/2022).

"WNA PPLN yang belum mendapat vaksin akan divaksinasi di entry point (pintu masuk) perjalanan luar negeri setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR saat kedatangan dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif dengan ketentuan; berusia 6-17 tahun, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggak dinas, atau pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP)," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini