Share

Ketika Menag Yaqut Jajal Layanan Manasik Metaverse di Pameran Haji

Widya Michella, MNC Media · Selasa 22 Maret 2022 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 22 337 2565507 ketika-menag-yaqut-jajal-layanan-manasik-metaverse-di-pameran-haji-SxECVxaz9U.jpg Menag Yaqut jajal layanan manasik haji metaverse (Foto : Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau tempat pameran Liga Muslim Dunia.pada pembukaan Mu'tamar wa Ma'radl Khidamaatil Hajj wal 'Umrah atau Conference and Exhibition for Hajj and Umrah Services (Konferensi dan Pameran Layanan Haji dan Umrah) di Jeddah, Arab Saudi, Senin,(21/03/2022).

Stan ini menyajikan informasi seputar haji masa lalu, haji masa kini, dan haji masa depan. Dalam kesempatannya, Menag juga menjajal layanan manasik haji metaverse.

Pada bagian haji masa lalu, dihadirkan miniatur Kabah dengan nuansa klasik, lengkap dengan sumur zamzam. Ada juga sketsa tempat-tempat perhajian atau yang dikenal dengan masya'ir, lengkap dengan pohon kurma, batu, unta, dan gurun pasirnya serta sejumlah peralatan tradisional, misalnya, kulit wadah air, tembikar, dan peralatan lainnya.

Kemudian di bagian haji masa kini, dipamerkan proses digitalisasi layanan yang dikemas dalam sisi layar digital. Terdapat beragam informasi seputar haji dan umrah mulai dari info manasik, keutamaan haji dan umrah beserta dalil-dalilnya dalam sekali sentuhan layar.

Lalu di bagian haji masa depan, menyediakan layanan manasik metaverse. Pengunjung bisa mencoba layanan tersebut dengan menggunakan kamera khusus yang disiapkan panitia.

Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Dubes RI di Saudi Abdul Aziz ikut mencobanya. "Stan pameran ini sangat luar biasa. Pemerintah Saudi Arabia sudah sangat serius dalam terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah haji," kata Menag dalam keterangan resminya Senin,(21/03/2022).

Menag menganggap proses transformasi digital dalam layanan haji harus segera diwujudkan. Terlebih, kemajuan transformasi yang telah dikembangkan Arab Saudi dinilainya juga sangat bagus.

"Ini semua dilakukan demi untuk memberi kemudahan bagi jemaah,"kata dia.

Sehingga ia menyatakan Indonesia akan segera mengadopsi dan adaptasi tranformasi tersebut. Hal ini demi meningkatkan kualitas layanan jemaah.

"Teknologi yang dikembangkan sangat bagus. Kami akan mencoba melakukan adaptasi dalam proses transformasi digital layanan haji. Terima kasih Pemerintah Saudi yang telah menginspirasi," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini