Share

Majapahit hingga Sriwijaya, Ini Daftar Kerajaan Nusantara dengan Wilayah Paling Luas

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 18 Maret 2022 05:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 337 2563297 majapahit-hingga-sriwijaya-ini-daftar-kerajaan-nusantara-dengan-wilayah-paling-luas-zxkP85asBd.jpeg Kerajaan Majapahit. (Foto: Istimewa)

BERDIRINYA kerajaan-kerajaan di Nusantara tidak lepas dari keberadaan para pedagang luar wilayah yang kemudian membawa ajaran tertentu seperti Hindu, Buddha, animisme, hingga Islam.

Adanya agama yang masuk dan berkembang pada akhirnya menjadi pelopor berdirinya sebuah kerajaan. Tidak hanya itu, kerajaan tersebut bahkan melebarkan kekuasannya hingga mencakup beberapa wilayah dan menjadi kerajaan terbesar yang pernah ada.

Beberapa kerajaan ini menjadi kerajaan dengan wilayah yang paling luas, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber:

1. Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya berdiri sekitar abad ke-7. Berlokasi di Palembang, di tepi Sungai Musi, raja pertama yang memimpin adalah Raja Dapunta Hyang Sri Jayanasa. Prasasti Kedukan Bukit menyebutkan bahwa Kerajaan Sriwijaya didirikan pada 682 Masehi.

Puncak Kerajaan Sriwijaya terjadi pada masa pemerintahan Raja Balaputeradewa. Daerah-daerah kekuasaannya melingkupi Sumatera, pulau-pulau sekitar Jawa bagian barat, sebagian Jawa bagian tengah, sebagian Kalimantan, hingga Semenanjung Melayu.

Mereka juga menguasai perdagangan di jalur utama Selat Malaka hingga Kamboja dan wilayah perairan Nusantara. Sayangnya, kemakmuran yang mereka rasakan harus musnah pada awal abad ke-11 karena adanya serangan dari Dinasti Chola, India.

 Baca juga: Deretan Selir Paling Populer pada Masa Kerajaan di Nusantara, Nomor 3 Bunuh Suami

2.Kerajaan Majapahit

Majapahit disebut sebagai kerajaan Hindu-Buddha terakhir di Nusantara, yang berdiri pada akhir abad ke-13 tepatnya tahun 1293 oleh Raden Wijaya. Kerajaan ini lalu terkenal akan Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Mahapati Gajah Mada dan mencapai puncak kekuasaan pada pemerintahan Raja Hayam Wuruk.

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan dengan luas wilayah terbesar. Bahkan luas wilayah kekuasaannya hampir mencapai seluruh Nusantara. Daerah yang masuk ke dalam kekuasaan Majapahit adalah Sumatera, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura), dan sebagian Filipina.

Sayangnya setelah Hayam Wuruk dan Gajah Mada meninggalkan posisi mereka dari singgasana, Majapahit mengalami kemunduran. Beberapa wilayah pun melepaskan diri karena adanya perang saudara yang disebut Perang Paregreg.

3. Kerajaan Samudera Pasai

Kerajaan Samudera Pasai berada di Aceh dan menjadi kerajaan bercorak Islam pertama di Indonesia. Didirikan oleh Meurah Silu pada 1267 M, yang menjadi raja pertama. Ia kemudian mengganti namanya menjadi Malik al-Saleh. Di bawah kepemimpinan Malik al-Saleh, Samudera Pasai berada pada puncak kejayaan.

Wilayah kekuasaannya berhasil mencapai Minangkabau, Malaka, Jawa, dan Patani di Thailand. Samudra Pasai juga berhasil mengusai wilayah perdagangan, terutama pedagang-pedagang yang berasal dari Gujarat, Arab, dan Cina. Namun keberadaan Bandar Malaka di Semenanjung Melayu menggeser posisi Samudera Pasai sebagai primadona pasar luar negeri pada masa itu. Akibatnya, Kerajaan Samudera Pasai mengalami kemunduran.

4. Kerajaan Singasari

Eksistensi Kerajaan Singasari tidak bisa dipisahkan dari sosok Ken Arok yang diberi gelar Sri Rangga Rajasa Sang Amurwabhumi. Kerajaan ini didirikannya pada tahun 1222 dan diperkirakan berada di daerah Malang, Jawa Timur.

Tadinya kerajaan ini bernama Kerajaan Tumapel, diambil dari lokasinya yang berada di Tumapel ( sekarang Malang). Lalu pada tahun 1253, Raja Wisnuwardhana yang memberikan takhta Putra Mahkota pada putranya, Kertanagara, dan mengganti namanya menjadi Singasari. Sejak saat itu, Kerajaan Tumapel lebih terkenal dengan nama Singasari.

Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja Kertanegara. Mereka memiliki luas wilayah yang mencakup Bali, Sunda, sebagian Kalimantan, sebagian Sumatera, hingga Selat Malaka.

5. Kesultanan Demak

Kerajaan Demak atau Kesultanan Demak menjadi kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Berdiri pada sekitar tahun 1478 atau akhir abad ke-15. Pendirinya adalah Raden Patah, yang merupakan keturunan dari raja terakhir Kerajaan Majapahit, yakni Prabu Brawijaya V. Dilatarbelakangi runtuhnya Majapahit dan dukungan dari Wali Songo, Raden Patah pun memutuskan memisahkan diri seutuhnya dari Majapahit. Ia kemudian mendirikan kerajaan sendiri di wilayah Bintoro.

Ketika Demak dipimpin oleh Sultan Trenggono pada 1521 sampai 1546, Demak mampu mencapai puncak kejayaan. Wilayah kekuasaannya melebar hingga ke Sunda Kelapa, Tuban, Pasuruan, Surabaya, Malang, dan Blambangan. Kesultanan Demak juga disebut sebagai kerajaan Islam terkuat di Pulau Jawa. Namun, suatu peristiwa berdarah yang terjadi dalam kerajaan menyebabkan kemunduran Kesultanan Demak.

Dilansir dari berbagai sumber:

Alifia Nur Faiza/Litbang MPI

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini