Share

Disambangi Dubes Suriah, Ketum PBNU: Semoga Kita Semua Dapat Pertolongan Allah

Widya Michella, MNC Media · Selasa 15 Maret 2022 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 337 2561926 disambangi-dubes-suriah-ketum-pbnu-semoga-kita-semua-dapat-pertolongan-allah-jVMEC0wfRG.jpg Dubes Suriah sambangi kantor PBNU (Foto : PBNU)

JAKARTA - Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf mendoakan agar pertolongan Allah swt dapat hadir ke negara Suriah guna mendapatkan jalan keluar yang diharapkan. Hal ini disampaikan saat menerima Duta Besar Suriah untuk Indonesia Abdul Munim Annan di kantor PBNU di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin (14/3/2022).

"Semoga kita semua mendapatkan pertolongan Allah SWT sehingga masalah yang hari ini kita hadapi bisa mendapatkan jalan keluar," kata Gus Yahya dikutip dalam laman resmi NU Online, Selasa (15/3/2022).

Gus Yahya mengatakan bahwa apa yang terjadi di Suriah selama ini menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia, khususnya warga NU. Sebab, kata Gus Yahya, Suriah sangat dekat di hati masyarakat Indonesia karena imannya yang sama.

“Kita sampaikan bahwa Suriah, karena iman kita sangat dekat di hati kita semua Nahdliyin di Indonesia,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu.

Selain itu, kedekatan Suriah dengan Indonesia, khususnya NU juga karena sanad keilmuan yang terhubung.

Banyak ulama Indonesia yang menempuh studi di Suriah, belajar dan mengaji langsung kepada para ulama di tanah yang diberkati itu.

“Karena Suriah adalah tanah yang diberkati dan masyarakat Suriah khususnya para ulamanya terhubung langsung dengan ulama kita. Banyak ulama kita belajar dari ulama Suriah mengambil sanad ilmu,”tutur dia.

Karena itu, Gus Yahya menegaskan bahwa Indonesia dan NU sebisa mungkin mencarikan jalan keluar untuk masa depan lebih baik bagi Suriah.

“Untuk itu kita harus terus bersikap objektif dan jujur dalam melihat masalah dan selalu berpihak pada nasib kemanusiaan rakyat Suriah,” kata dia.

Sementara itu, Dubes Munim menegaskan bahwa kepedulian NU dan Indonesia terhadap bangsa Suriah sangat penting. Sebab, menurutnya, Indonesia dan NU merupakan negara dan kelompok sosial yang berhasil membangun stabilitas.

Karenanya, ia tertarik untuk menjalin hubungan lebih serius dengan NU dalam mempromosikan moderasi dan toleransi. Terlebih, Gus Yahya sebagaimana yang ia ketahui, aktif dalam mengampanyekan prinsip-prinsip universal, seperti kemanusiaan.

Ia juga mengaku tengah dan terus mempelajari Islam Nusantara sebagai sebuah wacana strategis dalam mengampanyekan prinsip-prinsip universal dan nilai-nilai Islam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini