Share

Perkara Kasus Narkoba Musisi Ardhito Pramono Dihentikan, Polisi Ungkap Alasannya

Dimas Choirul, MNC Media · Selasa 15 Maret 2022 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 337 2561903 perkara-kasus-narkoba-musisi-ardhito-pramono-dihentikan-polisi-ungkap-alasannya-IfVdZR6Nyw.jpeg Ardhito Pramono. (Foto: Dimas Choirul)

JAKARTA - Polisi mengungkap alasan menghentikan perkara kasus narkoba yang menimpa musisi muda Ardhito Pramono. Penghentian perkara dilakukan sesuai dengan hasil rekomendasi dari Tim Asesmen Terpadu BNNP bahwa Ardhito dirawat di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dalam kategori pengguna. 

"Sesuai dengan hasil rekomendasi dari Tim Asesmen Terpadu BNNP DKI untuk Ardhito untuk dilakukan perawatan di RSKO atau rehab karena dalam kategori pengguna," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Selasa (15/3/2022). 

Ady mengatakan, untuk memberikan kepastian hukum terhadap proses penyidikan, pihaknya melakukan upaya Restorative Justice. 

"Sejalan bahwa semangat pemberantasan Narkotika dan bagi pengguna, korban untuk disembuhkan dan sesuai dengan Perpol No. 8 tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Keadilan Restoratif," jelasnya. 

Baca juga:  

Ady juga menambahkan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kondisi Ardhito selama dilakukan rehabilitasi. 

"Mudah-mudahan bisa mengikuti program dengan baik dan bisa berkarya kembali," tuturnya. 

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan dan penyidikan kasus penyalahgunaan narkotika yang menjerat musisi sekaligus aktor film Ardhito Pramono.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, penanganan kasus penyalahgunaan narkotika tersebut dihentikan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat.”Kasusnya itu benar dihentikan penyelidikan dan penyidikannya,” kata Zulpan, Selasa (15/3/2022).

Untuk diketahui, Ardhito Pramono ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat di kediamannya di Jakarta Timur, Rabu (12/1/2022) dini hari. Saat digerebek polisi, pria berusia 26 tahun kedapatan sedang mengonsumsi narkoba jenis ganja.

Pemakaian ganja tersebut juga dibuktikan dari hasil tes urine yang menunjukan bahwa Ardhito positif menggunakan narkoba. Tak hanya itu, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan hal tersebut. 

Bahkan ditemukan barang bukti paket ganja yang memiliki berat 4,8 gram, kemudian satu bungkus kertas vapir, kemudian satu pil Alprazolam yang ada resep dokternya. Ardhito disangkakan Pasal 127 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini