Share

Total Aset Tersangka Kasus Korupsi LPEI yang Disita Lebih dari Rp2 Triliun

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 10 Maret 2022 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 337 2559452 total-aset-tersangka-kasus-korupsi-lpei-yang-disita-lebih-dari-rp2-triliun-16l1aTKCEH.jpg Ilustrasi penyitaan yang dilakukan Kejagung (Foto : MPI)

JAKARTA - Kejaksaan Agung kembali melakukan penyitaan dan pengamanan barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan pembiayaan Ekspor Nasional Oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019. Total aset yang disita lebih dari Rp2 triliun.

"Dari hasil tindakan penyitaan dan pengamanan tersebut, hingga 10 Maret 2022, Tim asset tracing penyidikan pada Jampidsus telah mengamankan dan menyelamatkan aset dalam perkara LPEI sebesar Rp 2.027.701.024.000," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, Kamis (10/3/2022).

Berikut rincian tambahan aset yang disita penyidik Kejaksaan Agung;

1. Delapan bidang tanah seluas 621.489 M2 yang terletak di Jalan Jendral Basuki Rachmat, Kelurahan Pengantingan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dengan nilai estimasi aset sebesar Rp932.233.500.000 yang disita dari Tersangka JD pada tanggal 09 Maret 2022.

2. Empat unit mesin dan peralatan PT. Kertas Basuki Rachmat dengan nilai estimasi aset sebesar Rp500.000.000.000 yang disita dari Tersangka JD pada tanggal 09 Maret 2022;

3. Disita juga aset berupa 76 bidang tanah milik tersangka JD dan tersangka S dengan nilai estimasi aset sebesar Rp595.467.524.000 di enam tempat.

Dari 76 lokasi itu, sebanyak enam tempat tersebut di antaranya di Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah, Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini