Share

Menag Ingin Paus Fransiskus ke Indonesia Lihat Indahnya Keberagaman

Widya Michella, MNC Media · Selasa 08 Maret 2022 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 08 337 2557895 menag-ingin-paus-fransiskus-ke-indonesia-lihat-indahnya-keberagaman-UOnRfV70Gn.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto : Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas menyatakan keinginannya untuk mengundang Paus Fransiskus guna melihat indahnya keberagaman masyarakat Indonesia.Yaqut mengatakan pihaknya akan menjadwalkan kedatangan Paus Fransiskus usai Indonesia kembali normal.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada Pertemuan Nasional Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia di Nusa Dua, Denpasar, Bali, Senin (7/3/2022).

"Saya ingin menghadirkan Paus Fransiskus ke Indonesia untuk melihat langsung indahnya keberagaman di Indonesia. Sekaligus menyapa umat Katolik Indonesia secara langsung,” kata Menag dikutip dalam laman resmi Kemenag, Selasa,(08/03/2022).

Di hadapan pemimpin perwakilan umat Katolik se-Indonesia, Menag mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan Dirjen Katolik Kemenag untuk menjadwalkan kedatangan Kepala Negara Vatikan ke Indonesia.

"Mudah-mudahan setelah kondisi normal, beliau bisa hadir ke Indonesia. Saya minta Pak Plt Dirjen Katolik menjajaki rencana mengundang beliau," kata Menag Yaqut.

Pada kesempatan itu, Gus Yaqut menceritakan pertemuannya dengan pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus itu pada 2019 lalu. Dia pun mengapresiasi keterbukaan Paus Fransiskus dalam menerima perbedaan.

"Saya bercerita tentang keindahan toleransi di Indonesia dan beliau (Paus Fransiskus) mengaku sangat mencintai Indonesia," ujar Menag.

Dengan demikian adanya pertemuan nasional mengusung tema penguatan moderasi beragama ini, dirinya turut mengapresiasi dan menilai hal ini sangat dibutuhkan. Karena selain mendiskusikan penguatan moderasi beragama, juga akan merumuskan langkah strategis, sistematis, dan simultan untuk merawat persaudaraan dan kerukunan.

"Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dan sumbangsih bagi penguatan moderasi beragama, demi terwujudnya masyarakat yang harmonis, rukun, damai, dan inklusif menuju Indonesia yang maju dan sejahtera,"kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini