Share

5 Terpidana Kasus Jiwasraya yang Asetnya Disita Pemerintah, Berikut Daftarnya

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 08 Maret 2022 05:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 337 2557726 5-terpidana-kasus-jiwasraya-yang-asetnya-disita-pemerintah-berikut-daftarnya-XxKkD0XRiA.jpg Terpidana Jiwasraya Benny Tjokro. (Dok Okezone)

KASUS megakorupsi perusahaan asuransi milik pemerintah, Jiwasraya, banyak mendapat sorotan. Selain melibatkan para petinggi Jiwasraya dan pengusaha, kasus ini juga merugikan negara hingga Rp16 triliun.

Negara pun menyita harta milik para pelaku korupsi. Berikut daftar harta pelaku korupsi Jiwasraya yang disita pemerintah, sebagaimana dirangkum pada Senin (7/3/2022) :

Benny Tjokro

Benny Tokrosaputro atau Benny Tjokro adalah seorang pengusaha dan pemilik PT Hanson Internasional. Pria yang akrab disana Ben-Tjok ini memiliki 3,68 miliar lembar saham atau 4,25% di perusahaan ity. Ia terlibat dalam kasus korupsi yang melanda 2 perusahaan asuransi plat merah, Jiwasraya dan Asabri. Dalam kasus Asabri, penyidik melakukan penyitaan terhadap 183 hektar tanah kepunyaan Benny. Ada juga 131 eksemplar SHGB atau Sertifikat Hak Guna Bangunan yang ikut disita.

Sementara itu dalam kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita harta Benny berupa 296 bidang tanah seluas 1.545.744 meter persegi. Tanah yang disita pada 23 Februari 2022 berada di Desa Sukamekar, Desa Srijaya, dan Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara. Harta lain Benny yang juga diambil negara adalah 10 unit bangunan ruko dan 105 unit bangunan rumah di perumahan Forest Hills di Parung Panjang, dan 95 unit apartemen South Hills di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Heru Hidayat

Terpidana lain dalam kasus korupsi Jiwasraya, Heru Hidayat, juga berperan dalam korupsi di Asabri. Saat ditetapkan sebagai tersangka korupsi Jiwasraya, Heru tercatat sebagai Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral. Dia juga memiliki saham di perusahaan itu sebanyak 1,9 miliar atau 3,84% dari total saham.

Serupa dengan Benny, harta Heru yang disita negara juga cukup banyak. Rata-rata berupa tanah dan bangunan. Salah satunya, sebuah unit apartemen Pakubuwono Jakarta dan satu unit apartemen di Singapura.

Asetnya yang berupa tanah dan bangunan seluas 23.270 meter persegi di Pontianak juga turut disita. Untuk kendaraan roda empat, total mobil mewah Heru yang diambil sebanyak 5 buah. Sebuah kapal pinisi yang bersandar di Pelabuhan Bira, Sulawesi Selatan tak luput dari sitaan. Harta dalam bentuk selain barang yang disita, uang senilai Rp2 miliar, deposito berjangka dengan total Rp483.950.000 (atas nama PT Gunung Bara Utama), dan cek sebesar Rp502.975.000 (atas nama PT Gunung Bara Utama). Bilyet giro atas nama PT Graha Resources senilai Rp325 juta juga diamankan.

Hary Prasetyo

Mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo juga tak luput dari jeratan kasus megakorupsi ini. Hary merupakan petinggi Jiwasraya dengan harta sangat melimpah. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelanggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK, harta Hary pada 2018 mencapai Rp37,9 miliar.

Kejaksaan Agung menyita 2 bidang tanah dan bangunan milik Hary di wilayah Tangerang Selatan. Ada pula barang lain berupa tas dan dompet mewah, BPKB mobil mewah (Toyota Alphard dan Mercedes Benz), dan BPKB kendaraan roda dua. Perhiasan berupa cincin dan kalung emas serta mutiara dengan harga fantastis juga disita.

Hendrisman Rahim

Mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim terlibat dalam kasus korupsi yang mencoreng nama baik Jiwasraya ini. Berdasarkan LHKPN 2018 ke KPK, Hendrisman memiliki total harta Rp17 miliar. Bentuknya beragam, mulai dari motor gede atau moge seharga ratusan juta hingga 5 unit mobil mewah.

Hendrisman juga mempunyai 1 unit bangunan seharga Rp2,5 miliar di kawasan Jakarta Pusat. Namun, tidak ada informasi resmi berapa banyak harta Hendrisman yang disita negara.

Syahmirwan

Terpidana lain kasus Jiwasraya yang juga mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, diketahui memiliki kekayaan melimpah. Dalam laporan LHKPN yang diberikan ke KPK di tahun 2017, Syahmirwan mempunyai total harta senilai Rp22,3 miliar.

Sementara itu, aset milik Syahmirwan yang disita akibat keterlibatannya dalam kasus korupsi Jiwasraya adalah jam tangan, sebidang tanah dan bangunan dengan luas 240 meter persegi, kendaraan roda 4, gawai, dan seluruh isi dalam rekening SID atas nama Syahmirwan, serta 2 buah kunci apartemen di Depok. (diolah dari berbagai sumber/Ajeng Wirachmi/Litbang MPI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini