Share

Fenomena Gunung Lawu Diselimuti Awan Bersabuk Terjadi Siang Tadi, Pertanda Apa?

Bramantyo, Okezone · Sabtu 05 Maret 2022 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 05 337 2556903 fenomena-gunung-lawu-diselimuti-awan-bersabuk-terjadi-siang-tadi-pertanda-apa-N8cksilQlu.jpg Fenomena Gunung Lawu bersabuk (Foto: Bramantyo)

KARANGANYAR - Fenomena alam yang unik serta indah terjadi di Gunung Lawu, Sabtu 5 Maret 2022. Awan berbentuk seperti sabuk menyelimuti lereng gunung yang dahulu bernama Wukir Mahendra.

Gunung Lawu yang berada di kawasan Tawangmangu Karanganyar terlihat bersabuk oleh warga. Salah satunya Burhani, yang hendak berwisata ke Cemorokandang, Gunung Lawu bersama keluarga, sekira pukul 13.08 WIB.

"Tadi sekitar pukul 13.08 WIB, cuaca gerimis, ada awan di badan Gunung Lawu, bentuknya melingkar persis seperti sabuk," papar Burhani, Sabtu 5 Maret 2022.

Baca Juga:  Mengungkap Sejumlah Misteri di Gunung Lawu

Ia mengatakan, adanya awan melingkar seperti sabuk, menambah kecantikan Gunung Lawu. Saat melihat ada awan melingkar seperti sabuk di lereng Gunung Lawu, spontan dirinya meminta pada anaknya yang duduk di bagian depan, untuk mengabadikan momen langka tersebut.

"Biasanya Gunung Lawu itukan bertopi, ini bersabuk. Waktu melihat itu, saya langsung meminta anak saya yang duduk di depan disamping ayahnya yang lagi mengemudi, untuk mengambilkan foto," ucapnya sambil menunjukan foto hasil jepretan anaknya.

Baca Juga: Gunung Lawu, Pegunungan Purba dan Tertua di Jawa Ternyata Dulunya di Dasar Laut

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Burhani yakin munculnya fenomena awan menyerupai sabuk di lereng Gunung Lawu ada pesan yang hendak disampaikan alam pada Manusia. 

"Tapi apa pesannya saya gak tahu. Lah, wong saya bukan paranormal," terangnya sambil tertawa.

Sementara itu, salah satu tokoh yang dianggap paham dengan Gunung Lawu, Polet atau biasa disapa Mbah PO hanya tersenyum saat ditanya apa pesan hendak disampaikan Gunung yang memisahkan dua provinsi Jateng-Jatim dengan munculnya fenomena awan menyerupai sabuk di lereng Gunung Lawu.

Menurut Mbah Po, fenomena alam itu merupakan hal yang lumrah terjadi setiap hendak pergantian musim dari musim penghujan ke musim kemarau. Kondisi itu terjadi karena dipengaruhi oleh arah angin.

"Lawu bertopi atau Lawu bersabuk itu biasa terjadi bila hendak pergantian musim. Inikan hendak pergantian musim, jadi fenomena alam seperti itu biasa muncul di daerah pegunungan," katanya.

Dia menceritakan arah angin itu kemudian membuat awan berkumpul di salah satu titik, kemudian membentuk fenomena alam itu.

Dari arah angin, membentuk pola seperti sabuk, topi atau payung. Dan ini merupakan fenomena yang biasa.

"Ini tadi terjadi kembali. Nah nanti bisa lagi terjadi kembali," ujarnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini