Share

Pasca-Penyerangan KKB, Masyarakat di Beoga Beraktivitas seperti Biasa

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 05 Maret 2022 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 05 337 2556777 pasca-penyerangan-kkb-masyarakat-di-beoga-beraktivitas-seperti-biasa-XEdZBJh5oL.jpg Masyarakat di Distrik Beoga sudah beraktivitas seperti biasa (Foto: Dok)

JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyerangan terhadap pekerja pembangunan Tower Palapa Timur Telematika (PTT) di Distrik Beoga, Papua.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (5/3/2022), kondisi di lokasi sudah aman. Masyarakat juga sudah beraktivitas seperti biasa.

Salah seorang korban selamat juga diberi akses oleh Ka Ops Satgas Damai Cartens untuk menghubungi keluarganya. Sehingga bisa mengabarkan bahwa kondisinya dalam keadaan baik.

Sementara Kepala Suku Kabupaten Puncak yang juga orangtua dari salah satu korban pembunuhan KKB mengecam keras. Ia mengungkapkan itu saat dimintai keterangan di Polsek Beoga, Sabtu.

"Saya selaku kepala suku Kabupaten Puncak dan selaku keluarga korban mengecam dan mengutuk keras perbuatan KKB yang terlibat terkait pembantaian yang menghilangkan nyawa anak saya Beby Tabuni yang tergabung dalam pekerja Tower B3," demikian pesan dari informasi yang didapat.

Sebelumnya, insiden penyerangan terhadap karyawan PT PTT dan kontraktor serta warga lokal menewaskan delapan dari sembilan orang yang ditugaskan memperbaiki BTS3 Telkomsel di titik CO 53M 756085 9585257 terjadi pada Rabu 2 Maret 2022.

Baca Juga:  Pasca-Diserang KKB, Satgas Damai Cartenz Fokus Evakuasi 8 Pekerja PT PTT

Mereka terdiri dari empat orang karyawan PT PTT, tiga orang karyawan kontraktor dan seorang pemandu lokal, dan seorang yakni NS karyawan PT PTT yang selamat karena saat itu tidak berada di kamp. Delapan orang yang meninggal adalah BILLY, Renal, Bona, Bebi Tabuni, Jamal, Eko, Syahril, dan Pak De.

Sementara Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Muhammad Firman mengatakan, mengevakuasi pekerja pembangunan Tower Palapa Timur Telematika di Distrik Beoga, Papua, yang selamat dari penyerangan KKB.

"Evakuasi menggunakan Helikopter Bell 412 EP Noreg HA-5177, pada pukul 10.13 Wit Tim yang melaksanakan evakuasi berhasil evakuasi korban yang masih selamat atas nama Nelson," kata Firman dalam keterangannya, Sabtu.

Baca Juga:  KKB yang Menyerang 8 Pekerja PT PTT Dipimpin oleh Terry Aibon

Menurut Firman, korban dievakuasi ke Timika dan tiba di Bandara Moses Kilangin pada pukul 10.45 WIT. "Korban dibawa ke Polres Mimika mile 32 menggunakan ambulans, dan ditangani oleh tim dokter untuk dilakukan pengecekan kesehatan dan trauma healing," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini