Share

Anggaran KUR Naik, Menko Airlangga Hartarto Dijuluki Bapak UMKM

Dede Febriansyah, MNC Portal · Jum'at 04 Maret 2022 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 337 2556557 anggaran-kur-naik-menko-airlangga-hartarto-dijuluki-bapak-umkm-g5Ytxl7JgM.jpg Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Dede Febriansyah)

PALEMBANG - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mendapat julukan sebagai Bapak UMKM Indonesia. Julukan tersebut disematkan Gubernur Sumsel, Herman Deru, lantaran terus meningkatnya anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Airlangga mengatakan, pemerintah menaikkan alokasi dana KUR dari Rp285 triliun menjadi Rp373 triliun di tahun 2022. Anggaran tersebut bakal dikucurkan bagi semua aspek Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) seperti perdagangan, perkebunan, pertanian jasa dan lain-lain. 

"KUR ini diberikan subsidi suku bunga, kalau biasanya bunganya 6 persen maka pemerintah mensubsidi jadi 3 persen sampai akhir tahun ini. Tentunya dengan adanya KUR ini bisa mendorong usaha UMKM," ujar Airlangga setelah penyerahan KUR sebesar Rp4,23 miliar kepada 32 debitur dari Bank Sumsel Babel, BRI, BNI dan Mandiri di Hotel Arista, Jumat (4/3/2022).

Baca Juga: Menko Airlangga Serahkan KUR kepada Pelaku UMKM di Sumsel

Menurutnya, penyerahan KUR ini diberikan secara kelompok kepada para pelaku UMKM, seperti kepada pelaku usaha bakso, petani sawit, pembuatan songket dan pelaku usaha. "Kami mengapresiasi capaian KUR di Sumsel yang NPL-nya rendah dengan capaian meningkat 100 persen dibandingkan tahun 2020 lalu yang hanya Rp4,4 triliun dan di tahun 2021 Rp 8 triliun," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi langkah yang dilakukan Menko Perekonomian. Menurutnya, Airlangga Hartarto layak disebut sebagai bapak UMKM lantaran sejumlah kebijakan mulai dari PPKM yang memberikan ruang dan tetap bisa beraktivitas dengan tetap menerapkan Prokes.

"Di masa pandemi banyak terobosan yang diinisiasi Menko Perekonomian dan disambut masyarakat. Kita hanya membimbingnya saja," katanya.

Menurut Deru, tanggung jawab setiap komunitas ini ada di organisasinya, seperti organisasi Pempek ada Asosiasi Pengusaha Pempek (ASPPEK) yang mengkoordinirnya. "Kehadiran bapak Airlangga menjadi semangat bagi kami, harapannya kuota semakin bertambah. Terlebih tingkat literasi di Sumsel sudah melampaui nasional," katanya.

Baca Juga: Airlangga Tempati Peringkat 1 Survei CNN, Pengamat: Berpeluang Besar Menangi Pilpres 2024

Sekretaris Komite Pembiayaan UMKM, Iskandar Simorangkir menambahkan, penyaluran KUR merupakan upaya optimalisasi penyaluran KUR dan meningkatkan ekonomi kota Palembang. "Ini untuk mendukung UMKM dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional. Untuk perkembangan KUR di Sumsel di Februari telah tersalurkan Rp1,72 triliun dengan 29.800 debitur. Porsinya untuk pertanian, kehutanan, perdagangan, jasa dan lainnya," ujar Iskandar.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini