Share

Pleidoi Ditolak Jaksa, 2 Terdakwa Kasus Unlawful Killing Tetap Dituntut 6 Tahun Bui

Ari Sandita Murti, Sindonews · Jum'at 04 Maret 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 337 2556289 pleidoi-ditolak-jaksa-2-terdakwa-kasus-unlawful-killing-tetap-dituntut-6-tahun-bui-tC1phcUFsG.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang dugaan kasus Unlawful Killing Laskar FPI. Agendanya pembacaan replik atas pleidoi terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella.

Dalam repliknya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak pleidoi yang diajukan dua terdakwa tersebut. Baca Juga: Kesaksian Anggota Resmob soal Tidak Bawa Borgol di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI

"Tidak ada bukti maupun saksi yang menyatakan bahwa terdakwa Fikri bersama Yusmin Ohorella diserang oleh anggota FPI. Merupakan dalil yang keliru," ujar JPU, Donny Mahendra Sany di persidangan, Jumat (4/3/2022).

Menurutnya, tidak ada bukti maupun saksi yang menyatakan kedua terdakwa diserang anggota FPI. Maka itu, Jaksa berpendapat pleidoi dua terdakwa yang dibacakan pada pekan lalu merupakan dalil yang keliru.

Dengan begitu, JPU tetap pada tuntutannya, yakni enam tahun penjara kepada Fikri dan Yusmin. JPU juga meminta agar majelis hakim yang memimpin jalannya sidang menjatuhkan putusan seadil-adilnya.

"Maka, kami PU menyatakan tetap pada penuntutan. Selanjutnya, kami serahkan kepada majelis hakim dalam menjatuhkan putusan dengan seadil-adilnya," katanya.

Baca Juga: Sidang Unlawful Killing, Saksi Sebut Ada 4 Samurai di Dalam Mobil Laskar FPI

Sidang dengan pembacaan replik oleh JPU dilakukan secara online melalui zoom dari Kantor Kejari Jaksel, sama halnya dengan pengacara dan terdakwa mengikuti sidang tersebut secara online pula. Hanya ada majelis hakim, perwakilan Jaksa dan pengacara terdakwa saja yang hadir secara langsung di PN Jakarta Selatan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini