Share

Menko PMK: Perlu Kerja Keras Habis-habisan Capai Target Penurunan Stunting

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 03 Maret 2022 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 03 337 2555716 menko-pmk-perlu-kerja-keras-habis-habisan-capai-target-penurunan-stunting-nGY6F7gGO3.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : MPI/Istimewa)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan penanganan stunting di Indonesia sudah menunjukan hasil yang cukup baik.

Dia memaparkan, prevalensi stunting di Indonesia telah mengalami penurunan dari 27,6% pada tahun 2019 menjadi 24,4% pada tahun 2021 (Survei Status Gizi Balita Indonesia 2021).

Muhadjir mengatakan, Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi telah menargetkan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Untuk mengejar target itu, maka kata dia, penanganan stunting pada 2 tahun ke depan harus turun sebesar 3 sampai 3,5% per tahun.

“Kalau dalam keadaan Covid-19 yang babak belur ini kita masih bisa mencapai penurunan 1,7 % per tahun. Maka untuk capai penurunan 3 % kita tinggal berupaya menambahkan lagi 1,3 %. Jadi Insya Allah bisa kita lakukan asalkan Covid-19 bisa tertangani,” ujar Muhadjir dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022).

Menurut Muhadjir, untuk capai penurunan stunting 3% per tahun harus melibatkan kerja keras semua pihak. Mulai dari pemerintah pusat lintas sektoral, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan.

“Tentu itu tidak bisa kita tangani dengan sambil lalu. Untuk bisa mencapai 3% itu harus kerja keras habis-habisan, mengerahkan tenaga energi kita untuk menanggulangi stunting,” imbuhnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Lebih lanjut, Muhadjir menyampaikan, apabila target penurunan stunting sebesar 14% tercapai pada tahun 2024, maka pada tahun 2045 akan lahir generasi-generasi emas yang sehat bebas dari stunting, dan lebih cerdas dari generasi sebelumnya.

“Dan itulah start awal untuk membangun Indonesia maju ke depan dengan dinahkodai oleh anak-anak yang segar, yang betul-betul hebat karena secara fisik mentalnya bagus. Saya yakin di tahun Indonesia Emas itu akan lahir generasi yang berwawasan yang punya kemampuan dibanding generasi sebelumnya,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini