Share

Fakta Lain dari Jenderal Hoegeng : Pandai Melukis dan Bermain Ukulele

Fay Cilla, Okezone · Kamis 24 Februari 2022 05:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 23 337 2552105 fakta-lain-dari-jenderal-hoegeng-pandai-melukis-dan-bermain-ukulele-Q5Igwvpyoo.jpg Jenderal Hoegeng (foto: dok istimewa)

JAKARTA - Siapa tak kenal Hoegeng? Sosok yang menjadi teladan Polri hingga saat ini karena komitmen terhadap sifat dalam dirinya. Sudah tidak asing jika mendengar Hoegeng menolak pemberian apa saja karena terkait dengan jabatannya. Sifatnya yang jujur, disiplin, dan sederhana itulah yang menjadi salah satu ciri khas seorang Hoegeng diantara banyak polisi sejajarannya.

Hoegeng menjabat sebagai Kapolri pada pemerintahan Presiden Soeharto zaman Orde Baru pada 9 Mei 1968 – 2 Oktober 1971. Tak hanya sebagai Kapolri, Hoegeng sempat menjadi Kepala Jawatan Imigrasi dan Menteri Iuran Negara. Ternyata dibalik ketegasannya sebagai Kapolri, Hoegeng juga memiliki bakat dalam bidang kesenian khususnya yang paling menonjol adalah kesenian melukis. Hal itu terkuak di dalam buku "Hoegeng, polisi dan menteri teladan" karya Suhartono.

BACA JUGA:Hoegeng Tidak Pernah Makan di Restoran, Takut Ada yang Bayarin! 

Bakat Hoegeng tidak hanya pada bidang itu, ia juga pandai bermain drama Saija dan Adinda diradio, melukis membuat karikatur seseorang, memainkan musik ukulele, dan membawakan lagu yang bertema Hawaiian. Dimana bakat Hoegeng sudah tumbuh sejak ia remaja. Saat di Pekalongan ibunya, Oemi Kalsoem sering memainkan siter dan ayahnya, Soekaryo Haryo Hatmodjo memainkan akordeon.

Bakatnya membuat karikatur ia tunjukkan saat Hoegeng berkuliah di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Bahkan karyanya sempat menjadi ilustrasi majalah internal terbitan PTIK.

“Karikaturnya banyak bercerita tentang kondisi kepolisian, termasuk rasa kecintaanya, kritik sosialnya, dan harapan terhadap institusi yang dicintainya,” jelas Didit.

 BACA JUGA:Kala Hoegeng Gebrak Meja Dikritik Putranya: God Verdomme!

Sementara sebagai pelukis Hoegeng dikenal memiliki aliran naturalis. Awalnya, Hoegeng suka melukis wajah manusia. Mulai dari Raden Saleh, hingga orangtuanya sendiri. Namun kemudian objeknya berubah menjadi gambar pemandangan kemudian bunga. Dimana ia melukis disaat ada kesempatan disela-sela kesibukannya menjadi seorang Kapolri ataupun Menteri penting saat itu.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini