Share

Deretan Aksi Heroik Prajurit TNI Gagalkan Aksi Kriminal

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 23 Februari 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 337 2551245 deretan-aksi-heroik-prajurit-tni-gagalkan-aksi-kriminal-GDapisRjI6.jpg Prajurit TNI (Foto: istimewa)

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempunyai peran dalam menjaga keamanan negara. Bagi seorang TNI, berjuang tidak hanya di medan perang. Sebagai aparat keamanan, tak jarang TNI membantu melindungi masyarakat dari aksi kriminal. Berikut TNI yang gagalkan aksi kriminal.

1. Februari 2021

Serma Junaedi, prajurit TNI AD yang bertugas di Kodim 0617 Majalengka, mendadak viral. Ia sukses mencuri perhatian lantaran keberaniannya melumpuhkan aksi pembegalan yang terjadi pada Kamis (10/2/2022). Saat itu Junaedi tengah berangkat ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah. Di tengah perjalanan, ia mendengar suara minta tolong.

Ketika didekati, seorang remaja putri berusia 16 tahun terlihat sedang berebut motor dengan pelaku pembegalan. Pelaku sempat mengeluarkan senjata api dan menembakkannya ke arah Serma Junaedi. Pelaku tiga kali memuntahkan peluru. Namun, berkat kemampuannya, Junaedi selamat. Bahkan Serma Junaedi sempat menghajar pelaku dengan senjata yang berhasil direbutnya. Warga sekitar pun berdatangan dan memukuli pelaku, namun berhasil dilerai Serma Junaedi. Ia melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib.

Baca juga: Prajurit Elite Kostrad Ditusuk, Dandim: Bukan Kasus Penusukan, Dia Depresi hingga Lukai Diri Sendiri

2. Desember 2014

Serka Denny S Revie, salah seorang anggota TNI berhasil menggagalkan perampokan senilai Rp10,4 miliar pada 11 Desember 2014 di pos perbatasan Mamuju-Donggala. Saat itu ia dimintai bantuan oleh polisi untuk mencegat perampok. Ia mengusulkan untuk melakukan penyamaran dan beraksi tanpa menggunakan senjata. Serka Denny bersama rekannya mencegat mobil berwarna silver.

Baca juga: Saat Prajurit TNI Curhat ke Panglima Andika: Sinyal Komunikasi di Pulau Terluar Jelek

Kemudian berpura-pura ingin menumpang ke Donggala. Saat sang sopir lengah, kunci mobil dicabut dan terjadi perkelahian. Ketika pelaku hendak mencabut senjatanya, Serka Denny dan rekannya berhasil menangkap serta mengikat pelaku. Aksinya pun mendapat pujian dari masyarakat.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

3. Desember 2012

Pratu Awang, prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad, berhasil menyelamatkan seorang gadis berinisial AM (18). Ketika itu korban hendak diperkosa oleh sopir taksi yang ditumpanginya di Depok. AM menggunakan taksi untuk bertemu temannya di Bekasi. Awalnya tidak ada yang mencurigakan dengan sang sopir, namun tiba-tiba sang sopir berputar-putar tidak jelas.

Ketika korban menegur, sang sopir malah menodongkan pisau dan mengikat korban. Korban pun berteriak minta tolong. Beruntung di sekitar jalan tersebut ada Pratu Awang. Pratu Awang pun segera menolong korban dengan menendang taksi tersebut sampai penyok. Korban dapat diselamatkan oleh Pratu Awang. Namun pelaku berhasil kabur.

Baca juga: Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Pamtas Gelar Sweeping di Perbatasan

4. Juli 2012

Perempuan berinisial IS hampir menjadi korban pemerkosaan oleh komplotan perampok di angkot C01 jurusan Kebayoran Lama-Ciledug. Di dalam angkot tersebut sudah ada empat orang laki-laki yang seolah-olah tidak kenal satu sama lain. Korban dibekap oleh para pelaku.

Baca juga: Heroik! Satgas Pamtas Evakuasi Mobil Pikap yang Nyaris Jatuh ke Jurang

IS teriak minta tolong dan teriakannya didengar oleh Nicolas Sandi. Nicolas Sandi merupakan anggota Kopassus berpangkat Sersan Dua. Melihat ada kejanggalan di dalam angkot, anggota Kopassus berpangkat Sersan Dua ini mengejarnya. Angkot tersebut berhasil dihentikannya. Keempat pelaku berhasil dibekuk dan diserahkan ke petugas Polres Metro Jakarta Pusat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini