Share

Pria Ini Terobos Pengawalan agar Bisa Mengadu ke Mensos Risma

Riezky Maulana, iNews · Selasa 22 Februari 2022 05:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 337 2550915 pria-ini-terobos-pengawalan-agar-bisa-mengadu-ke-risma-xZxAaa8QWM.jpg Seorang pria nekat menerobos pengawalan menteri agar bisa ngadu ke Mensos Risma (Foto : MPI/Istimewa)

PROBOLINGGO - Seorang pria nekat menerobos barisan pengawal pribadi (Walpri) Menteri Sosial Tri Rismaharini saat berada di Pendopo Kecamatan Bantaran, Senin (21/2/2022). Niat pria yang diketahui bernama Buasin Mulyo itu untuk melaporkan dugaan penyelewengan bantuan sosial.

Berdasarkan pengakuan Mulyo, terjadi penyelewengan yang nominalnya Rp1 Juta hingga Rp1, 8 juta di desa tempatnya tinggal.

Sambil membopong sebuah tas, Mulyo membawa sejumlah keras sebagai bukti. Dugaan ini telah dia laporkan kepada aparat kepolisian sejak tahun lalu, namun hingga kini, laporan yang diajukan nya belum mendapat respons.

"Makanya kesempatan Bu Risma ke sini (Probolinggo) saya jauh-jauh datang dari Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas untuk mewakili masyarakat. Enggak ada tujuan lain sayax supaya apa? Haknya yang diambil oleh oknum-oknum itu dikembalikan," papar Mulyo.

Sebenarnya, Mulyo tidak keberatan jika diberlakukan potongan terhadap bantuan sosial. Namun, yang membuatnya heran yaitu, angka yang dipotong mencapai jutaan rupiah.

Dia berdalih, hal itu bukanlah sebuah potongan, melainkan perampokan yang mengatasnamakan bantuan sosial.

"Jadi ada yang 1 tahap itu Rp1 juta, ada yang Rp1,8 juta pengambilannya. Bukan potongan itu, ngerampok namanya. Kalau potongan itu Rp20 ribu atau Rp50 ribu," katanya.

Risma yang dikonfirmasi awak media memastikan akan memproses aduan masyarakat tersebut. Dia langsung memanggil salah satu staf untuk menindaklanjutinya.

"Karena itu di Kota Probolinggo, akan ada mantau, itu ada Pak Dody yang sebelumnya di KPK skrg dia ikut sama saya. Itu yang akan mantau untuk progress-nnya. Kami juga ada Bareskrim yang tandem, kebetulan enggak ikut hari ini. Kami akan menindaklanjuti ya," jawab Risma.

Sekadar informasi, kedatangan eks Wali Kota Surabaya di Kabupaten Probolinggo itu guna memantau langsung proses pencarian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako.

Adapun total Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 7.760. Dimana, per tanggal 20 Februari 2022 KKS yang sudah tersalur 1.835 dan sebanyak 5.925 KKS belum tersalur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini