Share

Soal SE Menag Terkait Pengeras Suara Masjid, MUI: Upaya Wujudkan Kemaslahatan Beribadah

Tim Okezone, Okezone · Senin 21 Februari 2022 21:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 337 2550885 soal-se-menag-terkait-pengeras-suara-masjid-mui-upaya-wujudkan-kemaslahan-beribadah-AtRinyUJuR.jpg Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh mengapresiasi atas terbitnya SE Menteri Agam aterkait pengatuaran pengeras suara masjid.

"Itu sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemaslahatan dalam penyelenggaraan aktvitas ibadah," tulis Asrorun Niam dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (21/2/2022).

Surat Edaran tersebut, kata dia, sejalan dengan hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia yang dilaksanakan pada Tahun 2021. Substansinya, pun sudah dikomunikasikan dengan MUI serta didiskusikan dengan para tokoh agama.

"Intinya, dalam pelaksanaan  ibadah, ada jenis ibadah yang memiliki dimensi syiar, sehingga membutuhkan media untuk penyiaran, termasuk adzan," ujarnya.

Tapi, Asrorun Niam mengingatkan dalam pelaksanaannya perlu diatur agar berdampak baik bagi masyarakat. "Jamaah dapat mendengar syiar, namun tidak menimbulkan mafsadah," tuturnya.

Selain itu dirinya juga mengingatkan perlu aturan yang disepakati sebagai pedoman bersama, khususnya terkait penggunaan pengeras suara di tempat ibadah untuk mewujudkan kemaslahatan dan menjamin ketertiban serta mencegah mafsadah yang ditimbulkan.

"Aturan ini harus didudukkan dalam kerangka aturan umum. Namun, dalam implementasinya, aturan ini harus memperhatkan kearifan lokal, tidak bisa digeneralisir," kata dia.

Kalau di suatu daerah, terbiasa dengan tata cara yang sudah disepakati bersama, dan itu diterima secara umum, maka itu bsa dijadikan pijakan. "Jadi penerapannya tidak kaku," pungkasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara di masjid. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 05 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.

Menag mengatakan, penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola merupakan kebutuhan bagi umat Islam sebagai salah satu media syiar Islam di tengah masyarakat.

Di sisi lain, pada saat yang bersamaan, masyarakat Indonesia juga beragam, baik agama, keyakinan, latar belakang, dan lainnya. Sehingga, diperlukan upaya untuk merawat persaudaraan dan harmoni sosial.

“Pedoman diterbitkan sebagai upaya meningkatkan ketenteraman, ketertiban, dan keharmonisan antarwarga masyarakat,” ujar Menag Yaqut melalui keterangan tertulis di Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini