Share

5 Ribu KKS Belum Terima Kartu Sembako, Mensos: Mudah-mudahan 3 Hari Bisa Dituntaskan

Riezky Maulana, iNews · Senin 21 Februari 2022 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 337 2550573 5-ribu-kks-belum-terima-kartu-sembako-mensos-mudah-mudahan-3-hari-bisa-dituntaskan-NV2GuT7TJG.jpg Mensos Tri Rismaharini minta BPNT dituntaskan dalam tiga hari (Foto: MNC Portal)

PROBOLINGGO - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk menyelesaikan pencairan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dalam waktu cepat. Setidaknya, proses itu bisa rampung hanya dalam waktu 3 hari.

Total Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 7.760. Di mana, per tanggal 20 Februari 2022 KKS yang sudah tersalur 1.835. Menurut Risma, masih terdapat 5.924 KKS belum tersalur.

"Penerima bansos yang kurang sekitar 5.000-an yang belum tersalur, Mudah-mudahan 3 hari ini bisa dituntaskan ya, selesai dalam waktu 3 hari," kata Mensos Risma di Balai Desa Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Senin (21/2/2022).

Menurut Risma, bila bansos ini tidak bisa tersalurkan hingga bulan Maret, maka secara otomatis uangnya tak bisa dimanfaatkan dan kembali ke negara. Oleh karenanya, dia meninjau langsung proses pencairan Program BPNT/Kartu Sembako dari sisa tahun anggaran 2021 ini.

Baca juga: Mensos Risma: Secara Pribadi Saya Dukung Herry Wirawan Dihukum Kebiri!

"Ya karena kalau enggak selesai bulan Maret akan kembali ke negara uangnya. Jadi karena itu kenapa saya turun untuk memastikan bahwa bisa diterima penerima manfaat," ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Risma, dirinya juga telah memerintahkan kepada pemda setempat untuk memberdayakan pemuda. Dia memastikan, modal daripada usaha juga telah disiapkan oleh Kemensos agar kaum muda dapat lebih mandiri.

Baca juga: Tinjau Pengungsian Korban Erupsi Gunung Semeru, Mensos Salurkan Bantuan

"Kita akan siapkan modal untuk usaha mereka, sehingga mereka ke depan bisa menjadi beban negara. Karena mereka bisa mandiri, untuk persiapan hari tuanya bisa lebih baik," jelasnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Sebab, ketimbang hanya menerima BPNT yang nominal rupiah diterima hanya Rp200 ribu, pemantapan keahlian lebih bermanfaat. Menurut Risma, Pemkab Probolinggo juga sudah sepakat dengan arahan itu.

"Dibandingkan dengan hanya terima bansos itu yang nilainya sebulan hanya Rp200 ribu. Dan dari Pemda sepakat ya kan," pungkasnya.

Baca juga: Tinjau Lokasi Longsor di Deliserdang, Mensos Nyaris Pingsan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini