Share

Perkara Pelemparan Molotov ke Pos Polisi Ditangani Densus 88

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Jum'at 18 Februari 2022 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 337 2549634 perkara-pelemparan-molotov-ke-pos-polisi-ditangani-densus-88-CG2eSD1P8N.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

BEKASI - Kasus pelemparan bom molotov ke Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi terus diselidiki pihak kepolisian. Teranyar, perkara tersebut kini ditangani oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri.

Diketahui, dalam kasus pelemparan molotov tersebut, warga berhasil menangkap pria berinisial JSP (31) ketika menangkap basah aksi pelemparan. JSP saat itu langsung digelandang oleh polisi patroli dan diserahkan ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk dilakukan pemeriksaan. Belakangan, JSP kemudian juga ditetapkan sebagai tersangka.

“Penanganan perkara (bom molotov) sekarang oleh Densus 88, ya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Alexander Yurikho ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/2/2022).

Dikonfirmasi soal ada atau tidaknya dugaan teroris, Alex enggan menjawab lebih rinci. Menurutnya, ada atau tidaknya dugaan tersebut adalah kewenangan Densus 88 Anti Teror Polri.

“Silahkan tanya sama Densus 88 terkait hal itu (dugaan teroris),” tuturnya.

Untuk diketahui, aksi pelemparan diketahui terjadi pada Rabu (16/2/2022) silam. Saat melakukan aksinya pelaku JSP (31) langsung ditangkap oleh warga.

Follow Berita Okezone di Google News

Belakangan diungkapkan polisi bahwa JSP dalam aksinya juga membawa secarik kertas bertulis WADASMELAWAN. Terkait penemuan kertas itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki mengatakan bahwa kertas sebagai bentuk protes atas kejadian di Desa Wadas, Purworejo.

“Singkatnya, yang bersangkutan komplain terhadap kejadian-kejadian yang dilakukan oleh aparat. Menyebarkan selebaran protes,” kata Hengki Rabu 16 Februari 2022 silam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini