Share

Cerita Serma Junaedi, Prajurit Elite yang Tangkap Perampok Meski Diberondong Peluru

Inin Nastain, Koran SI · Rabu 16 Februari 2022 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 337 2548039 cerita-serma-junaedi-prajurit-elite-yang-tangkap-perampok-meski-diberondong-peluru-PB7n02kqKz.jpg Serma Junaedi/ MNC Portal

MAJALENGKA- Serma Junaedi, prajurit TNI AD Kodim 0617 Majalengka menjadi viral atas keberaniannya melumpuhkan perampok pada Kamis, 10 Februari 2022.

 (Baca juga: Diberondong Tembakan, Pasukan Elite TNI Ini Sikat Perampok dengan Tangan Kosong)

Saat kejadian, Junaedi sedang berangkat ke Masjid untuk menjalankan Sholat Subuh berjamaah. Namun, di tengah perjalanan dia mendengar ada suara yang minta tolong.

Nalurinya sebagai prajurit kontan tergugah begitu mendengar teriakan itu. Saat didekati, terlihat remaja putri usia sekitar 16 tahun sedang berebut motor dengan seseorang yang diduga kuat berniat merebut motor yang dikendarainya.

 (Baca juga: Mengenal Pasukan Elite Kalajengking Sakti dan Operasi Tempurnya di Berbagai Palagan)

"Jadi saya teh mau ke masjid, waktu subuh. Terus melihat ada perempuan usia sekitar 16 tahun lah sedang berebut motor di pinggir jalan Kelurahan Simpeureum," kata Junaedi, Makodim pada Rabu (16/2/2022).

Setelah semakin mendekat, Junaedi melihat si remaja dalam keadaan ketakutan. Naluri prajurit, membuatnya langsung bertindak untuk memberikan pertolongan kepada si remaja perempuan itu.

Saat itu, pelaku sempat mengeluarkan senjata api (Senpi) dan menembakkan kepada dirinya. "Ketika saya datang, tiba-tiba pelaku mengeluarkan pistol. Nah anak itu mungkin takut, jadi lari. Sedangkan saya, lawan dan pelaku sempat menembakkan senpi jenis air softgun ke arah saya," jelas dia.

Saat itu, jelas dia, ada sekitar 3 kali pelaku memuntahkan pelurunya. Namun, berkat kemampuannya, Junaedi selamat, tak ada satu pun yang mengenai badannya. Bahkan, dia sempat menghajar pelaku dengan senjata yang berhasil direbutnya itu.

"Saya lawan terus dia, sampai saya rebut tuh pistolnya. Lalu saya getok kepalanya. Warga pun akhirnya berdatangan dan sempat memukuli pelaku hingga akhirnya saya lerai dan melapor ke pihak berwajib," jelas dia.

Sementara, Serma Junaedi sendiri tercatat sebagai anggota Kodim 0617 Majalengka sejak 2015. Sebelumnya, bapak dua anak ini bertugas di Batalyon Infanteri 321321/Galuh Taruna (atau Yonif Raider 321/Galuh Taruna selama 20 tahun.

Diketahui, Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna (atau Yonif Raider 321/Galuh Taruna) Adalah Batalyon infanteri yang berkualifikasi Raider.  Batalyon tersebut berada di bawah kendali komando Brigade Infanteri 13/Galuh, Divisi Infanteri 1/Kostrad.[1] Markas Komando (mako) berada di Jalan Kyai Haji Abdul Halim, Majalengka (45418), Jawa Barat.

Saat di Batalyon itu lah, dia sempat ditugaskan ke berbagai daerah. Aceh, NTT, dan Merauke adalah beberapa daerah yang sempat didiaminya selama menjalankan tugas sebagai prajurit.

"Saya hanya berniat membantu saja. Saya pesan kepada rekan-rekan saya, jangan ragu membantu masyarakat. Karena tanpa masyarakat, TNI tidak akan kuat," tegas dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini