Share

Aktivitas Gunung Merapi Tinggi, BPPTKG: Masih Keluarkan Guguran Lava

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 11 Februari 2022 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 337 2545871 aktivitas-gunung-merapi-tinggi-bpptkg-masih-keluarkan-guguran-lava-miquh9K5Bt.jpg Gunung Merapi (Foto: istimewa)

JAKARTA - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan saat ini aktivitas Gunung Merapi masih tinggi. Bahkan, hingga saat ini masih terus mengeluarkan guguran lava.

“Jadi Merapi saat ini masih terus mengeluarkan guguran lava, gitu ya. Jadi aktivitasnya terus masih berlangsung,” kata Hanik secara virtual, Jumat (11/2/2022).

Hanik mengatakan aktivitas Merapi terakhir mengeluarkan awan panas pada tanggal 6 Februari sebanyak 3 kali sehari. “Jadi kalau kita lihat bahwa dari awan panas yang terakhir kemarin terjadi pada tanggal 6, sehari tiga kali itu ya," ujarnya.

“Kita lihat bahwa ini ada sumber dari aktivitasnya itu adalah di kubah barat daya. Jadi memang aktivitas itu terus dominannya yaitu ke arah barat daya. Jadi kalau kita lihat dari thermal camera nya kita ya, masih menunjukkan bahwa memang aktivitas itu lebih dominan ke arah barat daya,” imbuh Hanik.

Baca juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanis 600 Meter ke Udara

Sementara itu, Hanik mengatakan kejadian guguran rata-rata mencapai 129 kali per hari. “Jadi, data-datanya dalam bulan ini itu kejadian guguran itu rata-ratanya 126 kali per hari dengan dominan ke arah ke Bebeng dengan jarak luncur maksimum 2 KM,” jelasnya.

Baca juga: Alami Puluhan Gempa, Gunung Merapi Luncurkan 8 Guguran Lava Pijar Sejauh 2 Km

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

“Dan kejadian awan panas sebanyak 9 kali luncurannya ya dan juga masih ke Bebeng. Beberapa kali awan panas itu dipicu adanya curah hujan yang tinggi di puncak gitu ya. Jadi ada hujan kemudian ada awan panas ya,” ungkap Hanik.

Hanik mengatakan intensitas erupsi gunung Merapi saat ini masih fluktuatif namun intensitasnya masih tinggi.

“Kemudian dari energinya, energi awan panas itu juga intensitasnya masih pada masa erupsi-erupsi seperti ini ya ini masih cukup tinggi ya. Memang naik turun, fluktuatif, namun ini masih intensitas yang tinggi,” tuturnya.

Baca juga: PVMBG Sebut Ada Ancaman 4,7 Juta Kubik Lava di Gunung Merapi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini