Share

Palsukan Paspor hingga Sertifikat Vaksin, WN India Ditangkap di Bandara Soetta

Nandha Aprilia, MNC Media · Kamis 10 Februari 2022 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 337 2545197 palsukan-paspor-hingga-sertifikat-vaksin-wn-india-ditangkap-di-bandara-soetta-jqWKNlNVD8.jpg WN India saat diperiksa petugas imigrasi Bandara Soetta (foto: dok Imigrasi)

TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India berinisial RM, setelah kedapati memalsukan beberapa dokumen.

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto menjelaskan, beberapa dokumen yang dipalsukan yakni sertifikat vaksin, surat PCR, asuransi hingga tanda pengenal Negara Kanada.

“RM tertangkap tangan menggunakan paspor palsu berinisial VM dengan foto yang telah diganti,” paparnya dalam keterangan yang diterima MNC Portal, Kamis (10/2/2022).

BACA JUGA:5 Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Malang Lockdown 

Dijelaskan Romi bahwa RM lebih dulu singgah di Kathmandu dan Kuala Lumpur menggunakan pesawat Malaysia Airlines (MH 721) akhirnya tiba ke Indonesia pada 8 Februari 2022.

Romi memaparkan bahwa RM menghilangkan barang bukti berupa surat PCR, sertivikat vaksin, serta boarding pass atas nama dirinya.

BACA JUGA:Imigrasi Tanjungpinang Deportasi 48 WNA Sepanjang 2021 

“Cara dia menghilangkan barang bukti dengan memotong dokumen- dokumen tersebut menjadi serpihan kecil, kemudian membuangnya ke dalam kloset di Terminal Kedatangan sebelum melalui pemeriksaan Covid-19,” ungkapnya.

Sedangkan pihak Imigrasi Bandara Soetta berhasil mengetahui hal ini setelah lakukan penggledahan dan wawancara mendalam terhadap RM.

Di sisi lain, Verico Sandi selaku Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi menuturkan semakin kuat buktinya karena nama palsu RM tidak terdaftar dalam data manifest penumpang pesawat.

“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut rupanya nama VM tidak terdaftar dalam data manifest penumpang pesawat MH 721, data manifest justru memuat nama RM,” ujar Verico.

Diakui Verico bahwa kasus ini kerap kali terjadi di Bandara Soetta. Dari hal ini, keterampilan teknogi begitu sangat menentukan.

“Kasus dokumen palsu dan impostor selalu mengintai Bandara Soekarno-Hatta, sehingga kecanggihan peralatan dan keterampilan petugas menjadi faktor yang sangat menentukan,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini