Share

Briptu Christy Dicari Polda Sulut, Ternyata Broken Home Sejak Kecil

Subhan Sabu, Okezone · Rabu 09 Februari 2022 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 09 337 2544418 briptu-christy-dicari-polda-sulut-ternyata-broken-home-sejak-kecil-BO2E2WjMAd.jpeg Briptu Christy jadi buronan polisi. (Foto: Istimewa)

MANADO - Briptu Christy, seorang polisi wanita (polwan) yang bertugas di Polresta Manado mendadak hilang. Dia kini berstatus desersi dan sedang diburu Polda Sulut.

Briptu Reynaldy Kamae, suami wanita bernama lengkap Christy Triwahyuni Cantika Sugiarto itu mengungkapkan bahwa istrinya tidak biasa terlalu tertekan. Pasalnya, sejak kecil polwan cantik itu hidup dengan keluarga yang tidak utuh atau tidak lengkap

"Dia orangnya tidak bisa terlalu tertekan, karena memang basicnya dari kecil dia sudah broken home, jadi mentalnya beda dengan orang lain," kata Briptu Reynaldy, Selasa (8/2/2022).

Briptu Renaldy juga mengaku tidak mau terlalu menekan istrinya karena orangnya nekat, sehingga dia memilih tidak melarang istrinya pergi karena tidak mau terjadi hal-hal yang aneh.

"Dia pergi juga itu saya tidak tahu, hanya lewat WA diberitahu kalau dia mau pergi," ujarnya.

Baca juga:  Briptu Christy Polwan Cantik Buronan Polisi, Sebelum Menghilang Bilang Ini ke Suaminya

Polisi yang bertugas di Polres Minahasa itu juga mengaku tidak tahu keberadaan istrinya sampai sekarang. Istri tercintanya itu hanya memberi tahu akan ke rumah temannya tanpa memberi tahu lokasi mau pun alamatnya.

Hingga kini keberadaan Briptu Christy masih misteri. Informasi terakhir dia berada di Kendari. Polda Sulut telah membentuk tim gabungan untuk mencari keberadaan wanita cantik dengan rambut hitam lurus itu.

"Polda Sulut telah membentuk Tim Gabungan dari Propam yang akan melakukan pencarian keberadaan yang bersangkutan. Informasi terakhir, diduga yang bersangkutan berada di daerah Kendari, Sulawesi Tenggara," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Polwan cantik dengan tinggi badan 170 cm dengan berat 65 kg itu kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kapolresta Manado, Kombes Pol. Julianto P. Sirait mengeluarkan surat DPO No. DPO/01/I/HUK.11.1/2022/Provos, tertanggal 31 Januari 2022 disebabkan melanggar Pasal 14 ayat 1 A PP No. 1/2003 karena meninggalkan tugas sejak 15 November 2021 hingga tanggal dibuat DPO secara berturut-turut tanpa keterangan yang sah.

Kalau pun yang bersangkutan tidak kembali ke kesatuan, baik saat dicari maupun tidak dicari oleh Tim Gabungan Propam, tetap yang bersangkutan dapat dilakukan sidang secara inabsentia.

"Yang bersangkutan dapat dijatuhkan putusan sidang sampai kepada hukuman PTDH dari dinas Kepolisian,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini