Share

Gawat! Kasus Covid-19 di Tangerang hingga Bekasi Lampaui Puncak Varian Delta

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 06 Februari 2022 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 06 337 2543042 gawat-kasus-covid-19-di-tangerang-hingga-bekasi-lampaui-puncak-varian-delta-0a9hwVnmDI.jpg ilustrasi: freepik

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan data grafik terkait peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah daerah dalam beberapa minggu belakangan ini.

 (Baca juga: RSDC Wisma Atlet Rawat 5.934 Pasien Covid-19)

Berdasarkan data yang diterima Okezone, Minggu (6/2/2022)  terjadi peningkatan yang sangat signifikan di Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, hingga DKI Jakarta.

Bahkan, jumlah kasus di Tangerang dan Bekasi Raya saat ini sudah melampaui puncak varian delta pada tahun sebelumnya. Sementara kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan Bali, juga berpotensi melampaui varian delta. Hal itu terlihat dari angka peningkatan kasus yang terus melonjak.

 (Baca juga: Gelombang Ketiga Covid-19, Lonjakan Omicron Akan Lebih Tinggi dari Varian Delta)

Dari grafik Kemenkes tersebut, kasus positif Covid-19 di Jakarta masih yang tertinggi. Kasus positif Covid-19 di Jakarta sudah mencapai di atas 8.000. Sedangkan Tangerang, di atas 3.000; Bekasi di angka 3.000; dan Depok tercatat di angka di atas 1.600.

Kemenkes juga mendata terdapat peningkatan jumlah pasien yang di rawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19. Namun, keterisian rumah sakit saat ini tergolong aman atau masih di bawah varian delta. Kendati demikian, masyarakat diminta untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Sejumlah pihak di antaranya, epidemiolog memprediksi bakal terjadi gelombang ketiga Covid-19 pada bulan Februari ini. Di tengah ancaman gelombang ketiga Covid-19, Presiden Joko Widodo sempat memberikan pesan untuk masyarakat Indonesian serta jajarannya.

Salah satunya, Presiden meminta agar masyarakat tetap tenang menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang timbul akibat varian omicron.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Masyarakat juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah jika tidak mengalami gejala yang parah. Sebab, varian omicron bisa disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit.

"Perlu saya sampaikan bahwa varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit. Pasien yang terpapar varian ini cukup melakukan isolasi secara mandiri di rumah, minum obat dan multivitamin, dan segera tes kembali setelah lima hari," kata Presiden Jokowi melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/2/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini